Menko PMK Mendampingi Presiden Jokowi Lakukan Groundbreaking Pembangunan RS PKU Muhamadiyah Sorong

KEMENKO PMK — Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam agenda groundbreaking Rumah Sakit Pembina Kesejahteraan Umat (RS PKU) Muhammadiyah yang diprakarsai oleh Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong di Provinsi Papua Barat Daya, pada Jumat (24/11).

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengapresiasi konsep integrasi rumah sakit tersebut yang terhubung dengan hotel, mall, serta terhubung secara langsung dengan lembaga pendidikan. 

“Rumah sakit ini saya lihat, ini adalah rumah sakit yang terintegrasi, ada rumah sakit, hotel, mall, saya melihat belum pernah ada Amal Usaha Muhammadiyah yang menggabungkan konsep integrasi ini, dan ini yang pertama kali, ada di Sorong,” ujar Jokowi.

Presiden Jokowi juga mengatakan, pembangunan RS PKU Muhammadiyah UNIMUDA Sorong diharapkan selesai pada tahun 2024 dengan dukungan APBN. Presiden Jokowi menegaskan akan mengirim tim untuk memastikan pencapaian target ini.

Pada tahap pertama, pembangunan rumah sakit yang berdiri di atas lahan seluas 2 hektar ini ditargetkan menjadi rumah sakit kelas C dengan layanan rawat inap, poliklinik, instalasi gawat darurat, instalasi rawat intensif, hingga ruang-ruang pendukung lainnya.

Di masa depan, Rumah Sakit akan dikembangkan menjadi tipe B dengan tambahan lahan seluas 3 hektar. Penambahan lahan akan digunakan untuk pembangunan asrama dan rumah dinas tenaga kesehatan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Pembangunan rumah sakit tersebut diharapkan dapat menjadi pusat kesehatan untuk menjamin pelayanan kesehatan bagi masyarakat Papua bersama dengan rumah sakit lain yang telah dibangun sebelumnya.

Selain itu, rumah sakit ini nantinya akan menjadi sarana pengembangan pendidikan bagi para mahasiswa UNIMUDA Sorong. Pelayanan rumah sakit ini dijalankan dengan pendekatan paripurna, yang mencakup layanan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif.

Turut hadir dalam agenda tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Pj. Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa'ad, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir, serta sejumlah pimpinan dari kementerian/lembaga, pejabat daerah, Tentara Nasional Indonesia, hingga Kepolisian Republik Indonesia.

Kontributor Foto:
Reporter: