Kemenko PMK membantu penyaluran bantuan pendidikan untuk anak-anak terdampak bencana banjir bandang di Aceh

Pada hari Rabu, 14 Januari 2026 Asisten Deputi Pengurangan Risiko Bencana Kemenko PMK Andre Notohamijoyo didampingi oleh istri Wakil Bupati Pidie Jaya Eva Hasan, Ketua Komite Perempuan Aceh Bangkit (KPAB) Nurul Akmal dan tokoh masyarakat Munarwansyah menyalurkan bantuan sarana pendidikan untuk anak-anak terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Pidie Jaya, Propinsi Aceh. Upaya tersebut dilakukan untuk mengurangi beban anak-anak di desa terdampak bencana di Pidie Jaya yang hingga saat ini masih terkendala pasca bencana di daerah tersebut. Asdep Andre menyampaikan bahwa proses pemulihan atau rehabillitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Sumatera tidak hanya fokus pada infrastruktur saja namun juga pada pembangunan sosial ekonomi masyarakat di Aceh.  (14/1)

Sebelumnya Kemenko PMK telah melakukan konsultasi daerah terkait dengan rancangan pedoman strategis untuk percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana di Sumatera. Diharapkan rancangan pedoman tersebut dapat memperkuat proses rehabilitas dan rekonstruksi yang saat ini dilakukan di 3 Propinsi di Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. Rancangan pedoman tidak hanya menyangkut pada pembangunan fisik namun juga pembangunan sosial ekonomi dan budaya masyarakat. Penanganan tersebut diiharapkan dapat menyelesaikan dampak bencana di Sumatera secara lebih menyeluruh.       

Melalui pendekatan Build Back Region, Better, Safer, and Sustainable, penguatan partisipasi masyarakat, penerapan prinsip akuntabilitas dan inklusivitas, diharapkan mampu mempercepat pemulihan paska bencana di Sumatra sekaligus meningkatkan ketangguhan wilayah dan masyarakat terhadap risiko bencana di masa mendatang, ketahanan terhadap guncangan, risiko iklim, serta kerentanan sosial-ekonomi.

Kontributor Foto:
Reporter: