KEMENKO PMK -- Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Warsito memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Rapat Tingkat Menteri (RTM) Percepatan Program Prioritas Olahraga Nasional secara daring, Rabu (11/2/2026).
Rapat ini membahas penyamaan prinsip, penajaman isu strategis, serta penyusunan substansi yang akan menjadi bahan pembahasan Menko PMK bersama kementerian dan lembaga terkait dalam RTM mendatang.
Dalam arahannya, Warsito menegaskan terdapat tiga fokus prioritas percepatan pembangunan olahraga nasional, yakni pengembangan akademi olahraga dan pusat pelatihan tim nasional, pemberian beasiswa bagi atlet dan tenaga keolahragaan, serta pembinaan 21 cabang olahraga unggulan menuju prestasi internasional.
"Kami siap mengoordinasikan, menyinkronkan, dan melakukan pemantauan bersama kementerian dan lembaga terkait. Tugas prioritas nasional di bidang keolahragaan bukan hanya tugas Kemenpora, tetapi lintas sektor, termasuk peran Kemendagri dan pemerintah daerah yang harus diperkuat," tegas Warsito.
Pada aspek pengembangan akademi olahraga dan pusat pelatihan tim nasional, direncanakan pembangunan kawasan terpadu di Ranca Bungur, Kabupaten Bogor, yang mencakup pendidikan, pelatihan, sport science, serta layanan kesehatan atlet melalui kolaborasi pemerintah dan BUMN.
Selain itu, transformasi kawasan Cibubur diarahkan menjadi sport medical rehabilitation dan wellness center, termasuk zona riset dan pendidikan kesehatan di ruang terbuka hijau yang dapat dimanfaatkan atlet maupun masyarakat.
Sementara itu, pada prioritas beasiswa atlet dan tenaga keolahragaan, skema dukungan akan melibatkan Kemendikdasmen dan LPDP, termasuk penguatan bidang manajemen dan event organizer (EO) keolahragaan. Tindak lanjut teknis akan dirancang bersama untuk memastikan kesinambungan pembinaan talenta olahraga nasional.
Adapun pembinaan 21 cabang olahraga unggulan diarahkan pada pencapaian target internasional yang menjadi rujukan RPJMN, seperti SEA Games, Asian Games, hingga Olimpiade Los Angeles. Salah satu cabang strategis yang didorong menuju panggung dunia adalah pencak silat. Warsito menekankan bahwa peningkatan prestasi olahraga harus dirancang secara sistematis dan berbasis desain besar nasional sejak usia dini.
"Prestasi olahraga harus by design. Talenta olahraga harus kita siapkan sejak dini, dengan roadmap yang jelas dan dikawal bersama agar level olahraga kita meningkat secara berkelanjutan," ujarnya.
Warsito juga menegaskan bahwa Kemenko PMK siap menjadi tuan rumah penyusunan draft substansi terpadu sebagai rencana desain besar olahraga nasional. Ia mendorong penyusunan timeline yang jelas, termasuk pembagian peran, siapa melakukan apa, serta penyiapan regulasi yang diperlukan, termasuk opsi Instruksi Presiden, sebagai tindak lanjut hasil RTM mendatang.
"Kemenko PMK siap mengawal dan memastikan seluruh skenario rencana dapat ditindaklanjuti secara konkret dan efektif,” tegasnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora RI Surono, Deputi Bidang Perundang-undangan dan Administrasi Hukum Kemensetneg, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Kebudayaan dan Pemberdayaan Masyarakat Sekretariat Dukungan Kabinet Kemensetneg, serta perwakilan dari Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Keuangan, Bappenas, Kemendiktisaintek, Kemendikdasmen, Kementerian ATR/BPN, dan Kemenpora.