Menko PMK: Kampus Harus Terlibat Majukan Papua

KEMENKO PMK -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menjelaskan, pemerintah telah mengupayakan ragam kebijakan dan program untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Namun, untuk mencapai tujuan tersebut bukan hanya tugas dari pemerintah saja. Akan tetapi, memerlukan kolaborasi pentahelix yang terdiri dari pemerintah, sektor swasta, perguruan tinggi, masyarakat madani, dan media massa.

"Tanpa ada dukungan dari kampus, dari masyarakat, sektor swasta, tentu saja program-program yang kita lakukan ini tidak akan bisa berjalan seperti yang diharapkan. Karena itu kita memerlukan pentahelix," ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di Universitas Cenderawasih, Kota Jayapura, Papua, pada Jumat (12/11). 

Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Menteri Sosial Tri Rismaharani, Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo, dan Direktur Sales Telkomsel Adwinahyu Basuki Sigit.

Lebih lanjut, Menko Muhadjir, menyatakan, peran perguruan tinggi adalah yang paling vital untuk mendukung beragam program kebijakan yang telah dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. 

Menurutnya, para mahasiswa di perguruan tinggi dengan keilmuannya harus diterapkan langsung kepada masyarakat. Hal itu juga sesuai dengan program Kampus Merdeka dari Kemendikbudristek, dan juga pengabdian masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN).

"Saya kira ini sangat menguntungkan untuk perguruan tinggi. Karena ada pintu untuk menjalin hubungan dengan masyarakat, untuk mahasiswanya bisa berlatih di dunia nyata dan menghadapi tantangan yang sesungguhnya," tuturnya.

Muhadjir meminta kepada Rektor Universitas Cenderawasih Apolo Safanpo memperbanyak jumlah mahasiswa yang ikut terlibat dalam program-program sosial di masyarakat.  Dia meyakini Papua akan maju apabila perguruan tinggi terlibat aktif dalam pembangunan.

"Tanpa keterlibatan perguruan tinggi, mustahil Papua akan maju. Karena itu mohon mahasiswa bergerak terus di tengah masyarakat," ujarnya.

"Pesan saya kepada adik-adik mahasiswa Universitas Cenderawasih terus belajar. Belajar bukan hanya di kampus, tapi belajar di tengah masyarakat. Papua ini maju kalau kalian semua bekerja keras untuk memajukan Papua," kata Menko PMK.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Sosial Tri Rismaharani menjelaskan, pihak Kemensos telah mencanangkan program-program untuk mensejahterakan masyarakat Papua. Di antaranya melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan seperti pelatihan menjahit, membuat kerajinan tangan, pelatihan untuk beternak, bertani, dan lainnya.

Selain itu, Risma menerangkan, pihaknya juga melakukan program pemberdayaan rute aksesibilitas di kawasan yang sulit dijangkau seperti di wilayah Membramo sampai Sarmi. Pihaknya bekerja sama dengan Institut Teknologi Surabaya dan Universitas Cenderawasih untuk memberikan pelatihan kepada masyarakat dalam membuat perahu fiber. 

Di kesempatan itu, Kementerian Sosial memberikan ragam bantuan sosial untuk masyarakat Papua, seperti bantuan atensi sosial, dan 1 unit perahu fiber untuk masyarakat Mamberamo Raya. Sedangkan Telkomsel memberikan bantuan unit komputer, modem dan paket data untuk Universitas Cenderawasih. (*)
 

Kontributor Foto:
Reporter: