Oleh humas2 on October 12, 2017

Jakarta (12/10) – Pendidikan Anak Usia Dini merupakan investasi SDM Indonesia jangka panjang. Asisten Deputi Paud, Dikdas dan Dikmas Kemenko PMK Femmy Eka Kartika Putri bahkan mengatakan bahwa PAUD adalah masa depan bangsa Indonesia dan Pemerintah harus memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang terbaik  karena anak-anak inilah yang akan memimpin bangsa ini ke depan.

Kemenko PMK hari ini mengadakan rapat koordinasi teknis pelaksanaan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Rakor diadakan dengan tujuan koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian terhadap akses dan mutu layanan PAUD pra SD yang berkualitas, sehingga anak-anak siap menempuh pendidikan dasar, pengasuhan anak usia dini yang berkualitas, dan efektivitas PAUD untuk mengurangi putus sekolah di SD.

Dengan maraknya fenomena negatif yang terjadi di Indonesia belakangan ini, seperti perkelahian pelajar, plagiarisme, kekerasan, narkoba, pornografi, hoax, PAUD diharapkan mampu mendidik anak-anak Indonesia dengan pola pembelajaran yang menyenangkan dan menjadi tempat tumbuh kembang anak yang berkualitas.

Seluruh perwakilan kementerian yang hadir memaparkan apa saja yang sudah dilakukan oleh instansi mereka dalam meningkatkan kapasitas dan kualitas PAUD. Salah satunya adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah meningkatkan kompetensi guru PAUD dengan cara bekerjasama dengan perguruan tinggi untuk program sarjana guru PAUD lulusan SMA, mencetak instruktur nasional dan memberikan pelatihan bagi guru-guru PAUD terpilih.

Sosialisasi PAUD sudah dilaksanakan dengan mendorong komitmen pemerintah daerah diharapkan bunda PAUD dan para camat  menjadi penggerak untuk memberdayakan perangkat dan dana APBD, dana desa, DAK dan sumber lainnya. Diketahui, sudah sebanyak 32 kabupaten/kota telah menandatangani komitmen bersama penuntasan PAUD Pra SD dan 8 kabupaten/kota akan segera melakukan komitmen penuntasan PAUD ini. Ke depan, diharapkan ada regulasi wajib yang mengatur wajib PAUD satu tahun.

“Mari kita miliki satu komitmen yang sama, jangan ego sektoral, karena kita sama-sama melayani masyarakat”, ujar Femmy menutup rapat.

Hadir dalam rapat ini perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian PPN/ Bappenas, dan Sekretariat Kabinet. (olv)

Categories: