Oleh humasnew on May 23, 2018

Jakarta (23/05) – Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK hari ini mengadakan workshop sistem koordinasi antar pemangku kepentingan dalam rangka Pra Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) XI Bidang 5 bertempat di Hotel Sari Pacific Jakarta. Acara dibuka oleh Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian PPN/ Bappenas, Subandi.

Dalam WNPG, peran Kemenko PMK adalah mengkoordinasikan pilar ke-5 Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi, yang fokus utamanya adalah menurunnya stunting, masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Terkait hal tersebut, Kemenko PMK mengundang sejumlah para pemangku kepentingan yang terdiri dari pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan filantropis.

Di dalam Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2017 tentang Kebijakan Strategi Pangan ada Gizi, ada lima pilar tertulis yang rencananya akan dibahas dalam WNPG bulan Juli mendatang. Lima pilar tersebut adalah perbaikan gizi masyarakat, peningkatan aksesibilitas pangan yang beragam, mutu dan keamanan pangan, perilaku hidup bersih dan sehat dan koordinasi pembangunan pangan dan gizi. “Kasus stunting tidak hanya terjadi pada masyarakat miskin, tapi juga ada yang terjadi pada masyarakat kaya. Hal ini terjadi karena kurangnya edukasi. Untuk itu, pendidikan pola asuh sangatlah penting. Dalam undang-undang, jelas tertulis hak-hak anak yaitu pendidikan, kesehatan, gizi dan pola asuh”, ujar Subandi.

Workshop hari ini terbagi ke dalam empat panel. Panel 1 yaitu diskusi penguatan koordinasi tingkat pusat, panel 2 yaitu penguatan koordinasi pusat dan daerah, panel 3 yaitu penguatan koordinasi tingkat desa, dan panel 4 yaitu sinergi swasta/dunia usaha. Hasil dari diskusi hari ini akan menjadi masukan bagi Kementerian PPN/ Bappenas untuk menyusun rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024, dan khusus yang terkait dengan kesehatan dan gizi, hasilnya akan digunakan dalam finalisasi penyusunan roadmap SDG’s.

Acara dihadiri oleh Bupati Gorontalo, Bupati Kulonprogro, perwakilan kementerian/lembaga, perwakilan dunia usaha, pimpinan organisasi dan kemasyarakatan dan Sekretariat Nasional Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dan Tim Widya Karya Pangan dan Gizi XI.

 

Categories: