Oleh humas on May 15, 2018

Jakarta (15/05) --- Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan, Nyoman Shuida, siang ini membuka dan memimpin rapat koordinasi persiapan penyelenggeraan Asian games XVIII/2018. Rakor ini sebagai tindak lanjut dari Coordination Committee INASGOC – OCA ke IX pada tanggal 9 Mei 2018 yang lalu terkait isu strategis dukungan daya listrik, koneksi internet dan trafic management. Perhelatan akbar Asian Games Ke-18 di Jakarta dan Pelembang tinggal 95 hari lagi yang akan diselenggarakan pada tanggal 8 Agustus sampai 2 September 2018.

Dalam pembukaannya, Nyoman mengatakan guna menyukseskan perhelatan Asian Games ini diperlukan beberapa antisipasi isu-isu diantaranya masalah penyediaan pasokan listrik, layanan jaringan internet,  permasalahan lalu lintas selama penyelenggaraan Asian Games, permasalahan sertifikasi khusus untuk kuda Non-Eropa dan pembahasan agenda libur anak sekolah guna mengurangi kemacetan di Jakarta.

Kementerian Perhubungan akan menguji coba lalu lintas pada bulan juni untuk mengurangi kemacetan, rekayasa ini juga sudah diterpakan dengan sistem ganjil genap dan yang paling menjadi perhatian transportasi adalah sistem buka tutup jalan dan sistem ganjil genap di jalan tol. Akan ada 8 rute yang akan diatur untuk perjalanan atlet dianteranya : Wisma Altet menuju GBK (22 KM); Wisma Atlet menuju JIEXPO Kemayoran (3,1 KM); Wisma Atlet menuju Eco Park Ancol (6,6 KM); Wisma Atlet menuju JIEP Pulomas (16,9 KM); Wisma Atlet menuju Velodrome (19,3 KM); Wisma Atlet menuju Padepokan Pencak Silat TMII (31,1 KM); Wisma Atlet menuju Lapangan Golf Pondok Indah (40,8 KM) dan Wisma Atlet menuju GOR POPKI Cibuburan (39,3 KM) dari semua rute diharapkan agar tidak menempuh waktu lebih dari 35 menit.

Selanjutnya terkait penyediaan pasokan listrik, selain yang dibangun PU, Gelora Bung Karno (GBK) juga bekerjasama dengan PLN untuk mengupayakan agar PLN dapat membackup gardu-gardu utama disetiap venue serta menyediakan genset cadangan yang berfungsi dengan baik, sehingga ketika listrik padam secara otomatis genset akan menyala tanpa perlu menunggu lama.

Perwakilan Kominfo juga menambahkab terkait wifi sudah semua venue sudah terkoneksi internet namun beberapa masih belum dapat melayani kapasitas untuk stakeholder, official dan atlet, namun nantinya semua titik akan dapat mengakses wifi. Sedangkan untuk internet didalam Stadion, sudah dibangun fiber cable optic,namun baru hanya telkomsel saja yang mendapat jaringan 4G didalam area, diharapkan nantinya provider lain dapat bekerjasama.

Perwakilan dari Kementerian Pertanian juga memberikan masukan tekait kuda-kuda Non Eropa yang akan bertanding akan dikarantina dahulu selama 14 hari agar dapat beradaptasi dan tidak tercemar, kecuali kuda-kuda Uni Eropa sudah dapat langsung disiapkan tanpa perlu karantina. Diharapkan juga agar anak sekolah tidak perlu diliburkan selama penyelenggaraan Asian Games ini. Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kominfo, Kementan, Perwakilan GBK, Sekda DKI Jakarta dan beberapa perwakilan lainnya.