Oleh humasnew on October 02, 2018

Jakarta (2/10) --- Untuk memastikan program bantuan pemerintah agar tepat, efektif dan efisien, serta memastikan peran pemda sesuai dengan tugas dan fungsinya. Asisten Deputi PAUD, Dikdas dan Dikmas Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika Putri, siang ini menggelar rakor teknis dalam rangka evaluasi bantuan operasional sekolah (BOS) 2018 dan untuk meningkatkan ketetapan penyaluran serta persiapan BOS 2019. Rakor ini bertempat diruang rapat lantai 6, Kemenko PMK, Jakarta.

Femmy menjelaskan tujuan utama diadakannya rakor ini adalah untuk mengevaluasi dana BOS, mengurangi hambatan-hambatan dalam penyaluran dana BOS serta mempersiapkan penyaluran dana BOS tahun 2019.  Landasan hukum dana BOS ada tiga diantaranya Permenkeu, Permendagri dan Permendikbud dan penyaluran dana BOS dilakukan setiap triwulan dengan sasarannya adalah semua jumlah peserta didik disekolah yang dalam mekanismenya penyalurannya melalui dana hibah dengan alokasi ke Provinsi.

Femmy menekankan bahwa Guru merupakan pendidik profesional yang mendidik, membimbing, mengajar, mengarahkan, menilai peserta didik PAUS,Dikdas dan Dikmas, oleh karenanya jangan sampai seorang Guru mengerjakan laporan-laporan BOS yang merupakan di luar pekerjaannya sehingga pekerjaan utamanya sebagai pendidik menjadi terbengkalai. Rakor ini diharapkan dapat merencanakan penyaluran dana BOS lebih efektif, transparan dan akuntabel untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kemenkeu, Kemendagri, Kemendikbud serta beberapa perwakilan dari Sekolah-Sekolah di Jabodetabek.

Categories: