Oleh humas on November 17, 2019

Foto : 

  • Anggun Wahyu P

Magelang (16/11) –  Pelaksanaan ekspedisi bakti pemuda PMK 2019 merupakan tindakan nyata pemerintah untuk menghadirkan kegiatan lingkup koordinasi Kemenko PMK melalui peningkatan pelayanan masyarakat, program-program pembangunan manusia kebudayaan di daerah. Demikian disampaikan Deputi Koordinasi Bidang Kerawanan Sosial dan dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Dody Usodo dalam pembukaan pelaksanaan ekspedisi bakti pemuda PMK 2019 gelombang pertama, di Lapangan Tentara Rindam IV Diponegoro Magelang, Jawa Tengah.

Ekspedisi Bakti Pemuda PMK ini diikuti 2.000 peserta, yang disasar dengan 1000 peserta di gelombang pertama. Para peserta terdiri dari berbagai unsur masyarakat seperti : mahasiswa, tokoh perempuan, tokoh pemuda, karang taruna, organisasi masyarakat, dan berbagai pemuda tenaga profesi yang bertugas di tingkat kecamatan diantaranya: ASN Kecamatan, Tenaga Pendamping Desa, Pendamping PKH, TAGANA, Penyuluh Agama, Duta Genre.

Dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara, Dody mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan tindakan nyata pemerintah untuk membangun Indonesia dengan memperkuat daerah-daerah dan desa, melakukan revolusi karakter bangsa, dan memperteguh kebinekaan tunggal ika bangsa Indonesia. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat memperkokoh persatuan dan meningkatkan jejaring tenaga professional tingkat kecamatan dari berbagi kota, dan diharapkan dapat membantu percepatan impelementasi program-program pemerintah bidang PMK di masyarakat.Para peserta nantinya akan menerima pembekalan dan pelatihan baik secara teori maupun praktik dari para narasumber dan pelatih yang memiliki kompeten di bidangnya masing-masing. 

“Saya berpesan kepada para peserta agar mengoptimalkan pembekalan ini dengan sebaik-baiknya, penuh semangat serta efektif dan efisien. Ikuti segala aturan dan ketentuan yang berlaku serta pelajari pedoman prosedur standar operasi yang ada agar semua kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan lancar," ujar Dody.

Selama pelaksanaan kegiatan, lanjutnya, penyelenggara akan mengadakan lomba positif bermedia sosial. Diharapkan setiap peserta dapat aktif memviralkan segala aktifitas selama ekspedisi bhakti pemuda PMK 2019 ini melalui akun media sosial masing-masing. 

Di akhir kegiatan, peserta nantinya akan dikukuhkan menjadi kader bhakti pemuda PMK yang memiliki pemahaman, kesadaran berbangsa bernegara berdasarkan nilai luhur pancasila dan UUD 45. Untuk membangun SDM unggul guna mewujudkan Indonesia maju, maka perlu dilakukan upaya kegiatan yang diawali melalui pembangunan karakter pemuda sebagai tulang punggung bangsa. Untuk itu, peserta ekspedisi bhakti PMK harus memilki semangat maju, terampil, pantang menyerah, berorientasi pada kemajuan yang dilandasi dengan semangat jiwa gotong royong, serta bersinergi dalam membangun bangsa. 

“Saya berharap kepada para peserta, setelah mengikuti kegiatan ini bisa menjadi agen perubahan dengan menanamkan dan menjalankanya dalam kehidupan sehari hari. Ayo gelorakan semangat bergotong royong untuk membangun Indonesia sebagai Negara yang maju,“ tambahnya.

Puncak acara Ekspedisi Bhakti PMK 2019 ini akan dilaksanakan pada tanggal 21 November 2019 di Lpangan Tentara Rindam IV Diponegoro Magelang, Jawa Tengah, yang akan dipimpin langsung oleh Menko PMK, Muhadjir Effendy. Selain itu juga akan ada penyerahan bantuan sosial dalam acara puncak tersebut.

Reporter: 

  • Anggun Wahyu P

Editor: 

  • Ponco Suharyanto