Oleh humas on February 07, 2020

Foto : 

  • Deputi 6

Jakarta (3/2) -- Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK melakukan pertemuan terkait program dan kegiatan peningkatan keterwakilan perempuan dalam politik di Ruang Rapat Kemenko PMK, Jakarta, Senin (3/2).

Pertemuan dipimpin oleh Asisten Deputi Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Perempuan Kemenko PMK Roos Diana Iskandar. Hadir beberapa perwakilan KPPI terdiri dari Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara Umum dan Ketua Bidang Media dan Humas) serta didampingi Kepala Bidang Pemenuhan Hak Perempuan Dohardo Pakpahan.

Asisten Deputi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Perempuan Kemenko PMK Roos Diana Iskandar menyatakan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk membahas tindaklanjut Rakernas KPPI 2019 khususnya pemenuhan keterwakilan perempuan sebesar 30% di legislatif pada Pemilu 2024.

"Menindaklanjuti kesepakatan dari hasil Rakernas KPPI tahun 2019 diharapkan agar koordinasi dan sinkronisasi terkait program dan kegiatan serta rencana membahas perumusan grand design keterwakilan perempuan dalam politik merupakan prasayarat mutlak yang harus dipenuhi," ujar Roos.

Oleh karena itu, lanjutnya, KPPI (DPPT Pusat dan DPD/DPC) dapat melakukan koordinasi secara berkala dan berkelanjutan didalam internalnya dan juga dengan para pemangku kepentingan baik dipusat dan daerah.

Ketua Umum DPP KPPI Septiana Dwi mengatakan bahwa DPP KPPI telah melakukan langkah-langkah nyata terkait peningkatan keterwakilan perempuan dalam politik antara lain: road show kepada ketua umum partai politik, melakukan kesepahaman dengan KPU dan untuk pengawalan suara perempuan bekerjasama dengan Bawaslu, Pembentukan Forum Pokja Politik (Pokjapol) bersama dengan KPPPA.

"Dengan terbentuknya Pokjapol diharapkan ada cara dan solusi agar 30 % keterwakilan perempuan dapat tercapai secara maksimal," terang Septi.

Dalam diskusi yang berkembang disepakati agar DPP KPPI menindak lanjuti hasil rakernas dan melaksanakan action plan dari tingkat nasional sampai dengan tingkat DPC serta menjalankan rencana aksi yang telah disepakati dalam hasil Rakernas.

Komitmen yang dihasilkan dalam Rakernas KPP 2019 yang ditandatangani bersama tersebut diharapkan dapat dijadikan dasar dalam mewujudkan program dan kegiatan guna tercapainya pemenuhan keterwakilan perempuan sebesar 30% di legislatif tahun 2024.

KPPPA dan KPPI telah sepakat membuat Pokjapol (kelompok kerja partai politik) yang terdiri dari 3 (tiga) Klaster yaitu klaster 1 (satu) wilayah barat, klaster 2 (dua) Wilayah tengah dan kalster 3 (tiga) yaitu wilayah timur.

Selanjutnya, demi terciptanya koordinasi dan tertib pelaksanaan program dan kegiatan pada lembaga organisasi KPPI, maka setiap program dan kegiatan yang diinisiasi oleh DPD/DPC KPPI agar disampaikan melalui satu pintu melalui DPP KPPI Pusat.

Kategori: 

Reporter: 

  • Deputi 6

Editor: 

  • Puput Mutiara