Oleh humas on November 29, 2019

Foto : 

  • Tri Wahyu S

Jakarta (28/11) – Kemenko PMK bekerja sama dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) menyelenggarakan “Diskusi Publik: Evaluasi Hasil Pemilu 2019 Menuju Keterwakilan Perempuan 30% di Parlemen pada Pemilu 2024” di Hotel Twin Plaza, Jakarta. Diskusi diselenggarakan sebelum Rakornas KPPI berlangsung pada 28-29 November 2019.

Dalam sambutan pembukaan, Ghafur menyampaikan: “Diskusi Publik ini sebagai upaya membuka wawasan dan memperkuat pemahaman para pemangku kepentingan akan perlunya keterwakilan perempuan minimal 30% di parlemen yaitu DPR, DPD, DPRD serta di eksekutif dan yudikatif”.

Hadir lebih dari 100 orang termasuk perwakilan Kemendagri, Kem PPN/Bappenas, Kemen Sekneg dan organisasi masyarakat sipil antara lain Kaukus Perempuan Parlemen Republik Indonesia (KPPRI), Pusat Kajian Riset dan Politik Universitas Indonesia (Puskapol UI), Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Kemitraan dan Conservative–WFD (Westminster Foundation for Democracy), serta KPPI Pusat dan dari 33 provinsi.

Diskusi menghadirkan 4 pembicara yaitu Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Ghafur Dharmaputra, Deputi Bidang Kesetaraan Gender KPPPA, Agustina Erni dan Deputi Direktur Perludem, Khairunnisa, serta Ketua Umum KPPI, Dwi Septiawati Djafar.

Keterwakilan perempuan minimal 30% diharapkan dapat berkontribusi dan mewujudkan kebijakan dan keberpihakan yang berkesetaraan gender dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian yang Berlandaskan Gotong Royong.

Dalam Panel Diskusi dibahas keterwakilan perempuan di parlemen (DPR RI) pada Pemilu 2019 sebagai pencapaian tertinggi sejak ditetapkannya UU no. 2 tahun 2008 yaitu 20,87%. Namun, masih belum mencapai angka afirmasi 30%. Ini juga didasarkan pada hasil penelitian PBB bahwa jumlah minimal 30% untuk memungkinkan terjadinya suatu perubahan dan membawa dampak pada kualitas keputusan yang diambil dalam lembaga-lembaga publik.

Grand Design Peningkatan Keterwakilan Perempuan dalam Politik dan Pengambilan Keputusan Menuju Planet 50:50 Gender Equality 2030 sedang dipersiapkan KPPPA. Grand Design bertujuan menyiapkan tahapan-tahapan implementasi kebijakan dalam upaya peningkatan keterwakilan perempuan menuju Planet 50:50.

Puncak kegiatan Diskusi Publik adalah penandatangan Komitmen Bersama yang terdiri dari dua butir yaitu (1) mencanangkan target 30% keterwakilan perempuan di parlemen pada Pemilu 2024 dan (2) melakukan upaya-upaya optimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing serta saling bersinergi untuk mencapai target 30% keterwakilan perempuan di parlemen. (Sumber: D6)

Kategori: 

Reporter: 

  • Deputi 6

Editor: 

  • Deputi 6