Oleh humas on November 18, 2019

Foto : 

  • Deputi 5

Surabaya (18/11) Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerjasama dengan Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial Propinsi Jawa Timur menyelenggarakan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Pembangunan Kepemudaan, di Hotel Ibis Surabaya City Center, Senin (18/11). Rakor dihadiri kementerian/lembaga, dan dinas terkait.
 
Rakor tersebut secara resmi di buka oleh Kepala Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Timur,  Hudiyono dan dipimpin oleh Asisten Deputi Kepemudaan Kemenko PMK, Alfredo Sani Fenat. 

Dalam sambutannya Kepala Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Timur menyampaikan pentingnya sinergi antar Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) sebagai pemangku kepentingan program Pembangunan Kepemudaan di Jawa Timur. Diharapkan sinergi dan sinkronisasi program/kegiatan pembangunan kepemudaan dapat tercapai melalui Rencana Aksi Daerah yang akan dihasilkan. Tiga masalah utama pembangunan kepemudaan di Jawa timur yaitu terkait isu pendidikan, pengangguran dan disparitas antar wilayah.

Acara rakor dilanjutkan dengan penyampaian materi terkait pembuatan  East Java Youth Integration Dasboard oleh Perwakilan Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial; Pembangunan Pemuda Jawa Timur oleh Perwakilan Dispora Provinsi Jawa Timur; Memperbaiki Ekosistem Pengembangan Kewirausahaan oleh Asdep Kewirausahaan Kemenpora; dan Penyampaian Best Practice  Sinergi Kewirausahaan di Kabupaten Tegal oleh Kepala Bappeda Kabupaten Tegal serta sesi diskusi.

Di akhir acara Asdep Kepemudaan Kemenko PMK, Alfredo mengharapkan agar Biro Administrasi dan Kesejahteraan Sosial Provinsi Jawa Timur dapat segera menyelesaikan penyusunan RAD dengan melibatkan para pemangku kepentingan Kepemudaan di Jawa Timur.  Terkait dengan kewirausahaan, kata Alfredo diperlukan adanya branding sehingga kewirausahaan lebih menarik minat kalangan pemuda untuk menjadi wirausaha yang pada akhirnya dapat menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu Alfredo juga menekankan perlu adanya  sistem informasi terpadu kewirausahaan yang dapat memotret program kewirausahaan yang dilakukan oleh semua pemangku kepentingan.

Reporter: 

  • Deputi 5

Editor: 

  • Deni Adam Malik