Oleh humas on January 29, 2020

Foto : 

  • Deputi 2

Jakarta (29/1) -- Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dalam hal ini Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia, Kedeputian Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial Kemenko PMK melakukan rapat koordinasi membahas evaluasi pelaksanaan program kegiatan tahun anggaran 2019 dan sinkronisasi program pemberdayaan disabilitas dan lansia tahun anggaran 2020 di Hotel Harris Vertu Harmoni, Jakarta Pusat, Selasa (28/1).

Asisten Deputi Pemberdayaan Disabilitas dan Lansia Ade Rustama menjelaskan, untuk tahun 2019 pelaksanaan program-program kegiatan di bidang pemberdayaan disabilitas dan lansia sudah berjalan dengan baik. Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam memenuhi kebutuhan alat bantu untuk penyandang disabilitas maupun kelompok rentan lainnya, antara lain melalui pembiayaan dari pusat, provinsi, kabupaten/kota.

Namun, ada catatan dari kegiatan tahun lalu. Menurutnya ada ketimpangan yang cukup tinggi antara kebutuhan dengan penyediaan alat bantu lansia dan disabilitas.

"Disebabkan oleh keterbatasan biaya dalam pengadaan dan provider/penyedia alat bantu sangat terbatas jumlahnya dan belum tersebar merata di seluruh Indonesia," kata Ade Rustama dalam rapat koordinasi.
 
Maka untuk tahun 2020 ini dengan anggaran yang disediakan menurut Ade Rustama harus bisa dimanfaatkan dengan sebaik mungkin. Ada 5 program prioritas nasional  yang diajukan Kedeputian Bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, yaitu: Peningkatan keterjangkauam perlindungan sosial bagi kelompok rentan dan penduduk yang terkendala dokumen kependudukan; Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesejatan menuju cakupan kesehatan semesta; meningkatkan pemerataan layanan pendidikan yang berkualitas untuk semua penduduk; Meningkatkan daya tahan ekonomi bagi kelompok miskin dan rentan; Memajukan kebudayaan dan penguatan karakter untuk mewujudkan bangsa  berprestasi.

Program prioritas yang dibuat untuk tahun 2020 menurut Ade kurang lebih masih sama dengan tahun 2019, yang bertujuan juga untuk melanjutkan program yang masih belum terselesaikan.

"Prioritasnya sama, memperkuat Jaminan Sosial, Pengembangan Perawatan Jangka Panjang berbasis komunitas dan fasilitas yang ramah lansia," jelas Ade.

Untuk mewujudkan program-program priotitas tersebut Kemenko PMK akan bersinergi dengan Kementerian/Lembaga dterkai seperti Kemsos, Bappenas, Kemenkes, Kemenaker, Kemendagri, Kemenhub, PUPR, BKKBN, Kemenpar, KPPPA, Kemenkumham, Kemendikbud, Kemristek Dikti, Kemenag, Kemenpora, Organisasi Disabilitas, Organisasi Lansia, NGO, LSM, dan lainnya.

Reporter: 

  • Deputi 2