Oleh humasnew on October 10, 2018

Lombok (10/10) - Plt. Deputi Bidang Koordinasi Dampak Bencana dan Kerawanan Sosial Kemenko PMK, Sonny Harry Harmadi, pagi ini memimpin rapat  progres pembangunan rumah korban gempa NTB. Gubernur Provinsi NTB Zulkieflimansyah pun turut serta dalam rapat. 

Rapat membahas peran dan masalah yang ditemui oleh masing-masing pihak terkait di lapangan. Panglima Komando Satuan Gugus Tugas Gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) MG Madsuni menyampaikan permasalahan hasil pencapaian rehab rekon yang dilanjutkan dengan Asops Hengky YS yang melaporkan kemajuan pekerjaan fisik. 

Update per 9 Oktober 2018, sejumlah 47.404 rumah siap dibangun. Namun menurut Madsuni,, masyarakat membutuhkan penjelasan dan pendampingan terkait dokumen-dokumen yang harus disiapkan untuk proses pencairan dana, sehingga rumah bisa segera dibangun.
Sementara itu, Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU Pera) Bidang Keterpaduan Pembangunan Achmad Gani Gazali yang juga selaku Dansatgas melaporkan akan menyediakan workplan dan schedule untuk penyelesaian rumah yang ditargetkan akan selesai pada bulan Maret 2019.

Rapat hari ini menyepakati penambahan jumlah fasilitator dan penugasan fasilitator di daerah yang sudah memiliki pokmas dan menerima bantuan. Fasilitator juga diminta membantu masyarakat mendesain rumah. Rapat juga menyepakati RAB penetapan dasar konstruksi rumah instan sederhana sehat (risha), target penyediaan panel untuk rumah, dan verifikasi validasi sesuai kondisi rumah di lapangan.

 "Pokmas harus mendampingi masyarakat dengan didampingi oleh Pemda," ungkap Sonny.

Di sisi lain, Gubernur NTB Zulkieflimansyah menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah untuk membangun kembali Lombok. Ia juga mengatakan siap untuk mendukung usaha lokal, yang dalam hal ini adalah tujuh UMKM yang akan mencetak panel-panel untuk membangun rumah. 

Hadir pula dalam rapat ini Deputi 3 Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Harmensyah, Wapang Kogasgappad Nur Singgih, Kementerian PU Pera, Kepala BRI Cabang Lombok, BPKP, BPBD Lombok Barat, Lombok Utara, Mataram, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan para fasilitator.

Usai rapat, Sonny didampingi Deputi 3 Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Harmensyah bertolak ke Desa Kekait, Kab. Lombok Barat. Rombongan diterima oleh Sekdes Kepala Desa Kekait Habibi Hariri. Sonny dan rombongan turun langsung bertanya kepada Sekdes, pokmas dan fasilitator mengenai data rumah rusak ringan dan berat pasca gempa bumi NTB. 

Harmensyah meminta fasilitator menggambar desain rumah sehingga pembangunan dapat segera dilakukan. Pertemuan ini juga membahas skema pencairan dana dari BRI ke pokmas. Sonni meminta agar proses kontrak dapat segera diselesaikan minggu ini, sehingga dana dapat dicairkan segera. Setelah pertemuan, Sonny menyempatkan diri meninjau contoh Risha yang sudah selesai dibangun.