Oleh humas on February 10, 2020

Foto : 

  • Novrizaldi

Jakarta (10/2) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan pertemuan dan perkenalan dengan ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) angkatan 2019 yang bekerja di berbagai divisi kerja Kemenko PMK di Ruang Heritage, Senin (10/2). Dihadapan para CPNS yang didominasi usia muda, Muhadjir memberikan wejangan dan pesan agar para CPNS memperhatikan beberapa hal dalam pekerjaan, yaitu: prestasi, dedikasi, loyalitas, dan budi pekerti yang baik. 

“Jadi empat itu akan jadi standar kerja di sini. Karena itu berikanlah kemampuan, kecakapan dari anda yang terbaik untuk Kemenko PMK. Tentu saja juga loyal, artinya setia terhadap lingkungan kerja di sini mengabdi pada negara,”ucap Muhadjir.

Muhadjir meminta para CPNS khususnya mereka yang masih berusia muda untuk menjaga sikap dan menghindari perbuatan-perbuatan tercela yang beresiko terhadap kelangsungan pekerjaan. Karena apabila tak menjaga sikap dan perbuatan selaku aparatur negara, dampak yang paling buruk menurut Muhadjir adalah diberhentikan secara tidak terhormat. 

Selain itu, Menko Muhadjir juga memberikan arahan kepada seluruh jajarannya untuk memfokuskan pembangunan dan pembinaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas di internal Kemenko PMK selain pembangunan SDM di lingkup negara.

“Saya ingin pembangunan SDM di Kemenko PMK ini berjalan dengan baik, sebelum kita membangun manusia di luar Kemenko PMK. Kalau kita membangun manusia ya manusia di Kemenko PMK dulu yang dibangun,” terang Muhadjir.

Untuk membina SDM internal, Menko PMK menyebut telah meminta kepada jajarannya untuk memberikan pelatihan keterampilan khusus kepada para CPNS. Hal tersebut dilakukan agar Kemenko PMK ke depan tak menerima lagi tenaga-tenaga ahli pindahan dari luar Kemenko PMK. Untuk membina para tenaga ahli dari dalam Kemenko PMK, Muhadjir juga akan menyekolahkan kembali para CPNS yang berperestasi dalam pekerjaan.  

“Sehingga nanti pada saatnya semua pejabat berasal dari dalam Kemenko PMK sendiri, Syukur-syukur menterinya nanti dari PMK. Nah itu pembinaan karir keahlian dan kemampuan itu kita utamakan. Saya siapkan untuk kelak nanti akan memimpin kemenko. Saya sudah arahkan ke Pak Sesmenko untuk membatasi pemindahan tenaga-tenaga dari kementerian lain, diutamakan dari dalam,” pungkas Muhadjir.

Kategori: 

Reporter: 

  • Novrizaldi