Oleh humas on June 06, 2018

Siaran Pers:  121/Humas/VI/2018
Menko PMK Serahkan Bantuan di Boyolali, Gunakan Bantuan Sebaik-baiknya
Boyolali (05/06)— Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Puan Maharani,  dalam kunjungan kerjanya hari ini juga menyerahkan berbagai bantuan kepada masyarakat Boyolali. Sebanyak 1350 orang penerima program bantuan dari Pemerintah, mencakup bantuan pendidikan, KIP ATM, SK TPG, PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), permodalan BUMDes, bantuan pertanian, bantuan perikanan, dan peralatan kebencanaan.  
Di awal sambutannya Menko PMK mengajak semua yang hadir untuk meneriakan yel-yel agar tetap menjaga semangat meski dalam kondisi berpuasa.
Di Kabupaten Boyolali, Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) diberikan kepada  47.609 siswa dari jenjang SD, SMP, SMA, SMK dan Kesetaraan dengan total penyaluran pada 2017 sebesar  Rp.23.183.225.000.
"Program KIP sekarang juga diberikan ke pesantren, yatim piatu, dan panti asuhan. Jika masih ada anak yang belum dapat dilaporkan ke dinas pendidikan setempat untuk bisa mendapatkan KIP," ujar Menko PMK dalam sambutannya di halaman kantor desa Doplang, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali Provinsi Jawa Tengah.
Selain itu juga diserahkan Bantuan Pangan NonTunai  (BPNT) untuk 70.583 KPM dengan total anggaran sebesar  Rp 69.877.170.000 untuk tahun 2018. Bantuan program PKH sebesar Rp. 20.817.000 untuk 41.634 KPM dengan realisasi. Penyaluran sebesar 208.623.000.000 atau 99,07 persen. Pemberian modal sebesar Rp.50.000.000,- untuk Bumdes Bareng Nyawiji, Desa Doplang Kec. Teras. Ada pula bantuan motor roda 3 pasca panen 2 unit, mesin pembuat pakan ikan 2 unit, dan Portable Light Tower  untuk BPBD Boyolali.
Bantuan lain yang juga diserahkan berupa sarana dan prasarana  untuk satuan pendidikan tahun  2018 yakni PAUD sebesar Rp.30 juta, SD Rp.110 juta, SMP Rp.1.886.600.000'-, SMA  Rp.4. 327.935.000,- dan SMK sebesar Rp.1.697.604.000,-. Sedangkan untuk pemberian Tunjangan Profesi Guru sebesar Rp.244.221.160.000 untuk  5507 orang.
"Secara khusus saya datang  ke Desa Doplang mewakili pemerintahan Presiden Jokowi sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan bahwa program pemerintah untuk kesejahteraan rakyat tepat sasaran dan manfaat. Program semacam ini akan tetap berjalan selama pemerintahan presiden Jokowi," ungkapnya.
Di akhir sambutanya, Menko PMK berpesan agar bantuan yg diterima dapat dipergunakan sebaik-baiknya. Pergunakanlah sesuai dengan kebutuhan.
"Bantuan yang ada harus digunakan sebaik-baiknya. Jika tidak pemerintah bisa mencabut kartu yang sudah diberikan. Kemudian dialihkan ke yg lain karena masih banyak saudara-saudara kita yang membutuhkan”, tegasnya.
Pada kunjungan ini Menko PMK  juga meninjau hasil produksi Bumdes tersebut dalam bentuk pengolahan sampai menjadi paving block. Dana desa digunakan tidak hanya utk pembangunan fisik saja melainkan pemberdayaan masyarakat khususnya pengembangan usaha Bumdes.
Hadir pula dalam acara ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Plt. Gubernur Jawa Tengah, Bupati Boyolali, Bupati Sukoharjo, Bupati Klaten, Anggota DPR RI dan undangan lainnya.