Oleh humas on March 29, 2018

Menko PMK Kunjungi Langsung Korban Banjir Bandang di Mamuju
Mamuju (27/03) – Menko PMK Puan Maharani mengunjungi korban banjir bandang di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat selasa siang ini. Pada kesempatan itu, Menko Puan memberikan berbagai bantuan kepada korban banjir dan akan mengkoordinasikan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait untuk melakukan revitalisasi sungai yang menjadi penyebab banjir bandang tersebut.
Menko Puan tiba di bandar udara Tampa Padang, Mamuju tepat pada pukul 12.00 WIT. Tampak mendampingi Menko PMK adalah Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. Kedatangan rombongan disambut oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Bupati Mamuju Habsi Wahid, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar, Danrem Mamuju Kolonel Taufiq Shobri.
Rombongan langsung menuju lokasi banjir bandang yang terjadi pada Kamis, 22 Maret 2018 di Simbuang 2. Ketinggian air akibat banjir di kampung ini mencapai 1,5 meter yang mengakibatkan banyak penduduk terdampak banjir bandang,  dan rumah beserta isinya rusak. “Sebagaimana kita alami dan ketahui bersama bahwa pada tanggal 22 Maret 2018 yang lalu di daerah yang kita cintai ini telah terjadi bencana banjir yang telah mengakibatkan adanya korban jiwa, luka-luka serta kerusakan dan kerugian yang tidak sedikit, sehingga kehidupan dan kesejahteraan kita menjadi terganggu. Saya menyampaikan rasa belasungkawa terhadap korban yang meninggal dunia dan rasa empati yang dalam pada masyarakat yang terdampak,” ujar Menko Puan.
Menurutnya, agar  masa tanggap darurat segera selesai, maka Pemerintah Daerah bersama Kementerian dan Lembaga terkait perlu segera menyusun rencana aksi dan melaksanakan rehabilitasi dan rekonstruksi. Menko Puan menyoroti kondisi sungai Rimuku, Karema dan Mamunyu yang saat itu meluap dan mengakibatkan banjir bandang di wilayah Mamuju. Ia akan meminta K/L terkait agar merevitalisasi sungai dengan melakukan pengerukan atau memperluas median sungai agar tidak mudah meluap. “Saya, mewakili Pemerintah Pusat, bersama K/L terkait datang ke Kabupaten Mamuju, untuk memastikan bahwa masyarakat terdampak telah dapat ditangani dengan baik,” pungkasnya.
Pada kesempatan itu, Menko Puan juga menyerahkan bantuan uang sebesar Rp.250 juta, 50 Paket Kesehatan Keluarga, 50 Paket Sandang, 50 paket  Kid Wear, 26 paket peralatan dapur,  dan 50 paket peralatan makanan. Menko PMK juga menyempatkan diri berdialog dengan warga masyarakat terkait kejadian banjir bandang, kondisi terkini dan bantuan yang diterima.
Melanjutkan kunjungan kerjanya, Menko Puan menyambangi Polres Mamuju untuk menyerahkan santunan kepada Ibu Sri Lestari, istri dari Aipda Nurman, anggota Polres Mamuju yang tewas saat menolong korban banjir bandang.
Bencana banjir bandang Mamuju terjadi Kamis, 22 Maret 2018 Pukul. 08.30 WITA di Kecamatan Simboro dan Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulbar. Jumlah pengungsi per tanggal 26 Maret 2018 adalah 54 KK/190 Jiwa mengungsi di Kantor Polres Mamuju dan 76 KK/373 Jiwa berada di Posko Muhammadiyah Kec. Singkep. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 1.089 unit rumah terendam banjir. Pemerintah Daerah saat ini telah menerbitkan Surat Keputusan Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang selama 7 hari (22-28 Maret 2018).