Oleh humas on June 05, 2018

Siaran Pers Nomor : 118/Humas PMK/VI/2018 
Hadiri Peringatan Waisak 2018, Menko PMK Ajak Umat Beragama Untuk Saling Menghormati dan Mengasihi
Jakarta (01/06) -- Menko PMK Puan Maharani mengajak umat Buddha dan umat beragama lain di Indonesia untuk mengamalkan dan menjalani kehidupan beragama dengan cara berkeadaban. Caranya, dengan hormat menghormati satu sama lain dan saling mengasihi.
Di hadapan umat Buddha yang mengikuti acara Darmasanti Waisak Nasional 2562 BE/2018, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani kembali menegaskan bahwa bangsa Indonesia harus memperkokoh kekuatan kolektif bangsa dan tidak boleh menghambur-hamburkan energi dalam perselisihan dan perpecahan
Menurutnya, nilai-nilai universal dharma Sang Buddha sangatlah penting dalam membangun bangsa Indonesia yang majemuk. Nilai-nilai tersebut ialah yang dapat membawa ketentraman, kebahagiaan, dan kedamaian. Nilai-nilai kemanusiaan tersebut, katanya, harus terefleksi dalam perilaku kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan ini, Menko Puan juga mengajak umat Buddha di seluruh tanah air untuk menjadikan peringatan Hari Suci Waisak tahun ini sebagai momentum dalam membangun nilai-nilai luhur bangsa, membangun semangat dan jiwa gotong royong untuk Indonesia.
Menko Puan juga mengatakan,Pendidikan Buddhist yang selama ini telah ikut membangun dunia pendidikan indonesia, merupakan salah satu bentuk konkret umat budha dalam membangun kapasitas bangsa. "Dengan memberikan fasilitas pendidikan formal kepada generasi muda akan membuka jalan untuk pembangunan manusia yang berakhlak, berjiwa kebangsaan dan berpengetahuan luas," ujarnya.
Menutup sambutannya, Menko Puan mengucapkan Selamat Tri Suci Waisak. "Semoga semua makhluk selalu hidup tenang, tentram dan berbahagia," pungkasnya.
Peringatan Darmasanti Waisak Nasional 2018 diperingati di Tzu Chi Center Pantai Indah Kapuk, Jakarta. Tema tahun ini adalah Bersatu, Berbagi dengan Cinta Kasih Membangun Indonesia. Pada kesempatan ini pula dilakukan penandatanganan MoU antara Tzu Chi Indonesia dengan PBNU terkait bidang  kemanusian, Pendidikan, kesehatan, lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat. Hadir dalam kesempatan ini, Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri, mantan Wapres RI Try Sutrisno, Ketua PBNU KH Said Agil Siradj, Ketua Perhimpunan Majelis Agama Buddha Indonesia (Permabudhi) Arif Harsono.
*********************
Bagian Humas dan Perpustakaan,
Biro Hukum, Informasi dan Persidangan,
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaanroinfohumas@kemenkopmk.go.idwww.kemenkopmk.go.id
Facebook@KemenkopmkRI
Twitter@kemenkopmk