Oleh humas on July 01, 2018

Ende (30/06) – Menutup kunjungan kerjanya di Provinsi NTT, Plt. Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kawasan, Sonny Harry Harmadi, didampingi oleh Staf Ahli Bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Ekonomi Kreatif dan Ketenagakerjaan Sidqy Lego Suyitno, Asisten Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat Kemenko PMK Magdalena, dan Kepala Perwakilan BPKP Provinsi NTT Kisyadi, hari ini berkunjung ke Desa Waturaka, Kecamatan Kelimutu, dan bertemu dengan Kepala Desa Waturaka dan Woloara, pendamping dan warga desa.

Sonny menyampaikan, atas arahan Presiden Joko Widodo dan Menko PMK Puan Maharani, dana desa agar digunakan sebaik mungkin, berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Dan yang paling penting, agar Desa Waturaka dan Woloara dapat naik statusnya, dari desa tertinggal, menjadi desa berkembang, berkembang menjadi maju, dan maju menjadi mandiri”, tegas Sonny. Tak lupa ia menambahkan agar penggunaan dana desa tertib, sesuai dengan apa yang ada dalam peraturan. “Tata kelola penggunaannya harus baik, pelaporan dan pertanggungjawabannya harus baik, harus melibatkan masyarakat desa, masyarakat lokal, jangan sampai uang yang ada digunakan untuk menerima pekerja dari luar desa”, tutur Sonny.

Sonny juga sempat berdialog dengan anggota balai permusyawaratan desa (BPD) Desa Waturaka untuk menanyakan pemanfaatan dana desa. Dari hasil dialog, diketahui bahwa dana desa sudah digunakan untuk membuat gedung balai desa, membangun gedung PAUD, dan rabat beton. Sementara itu, Kepala Desa Woloara menyampaikan bahwa dana desa telah digunakan untuk mendukung pertanian dan perkebunan warga sekitar di Desa Woloara. Sonny juga mengingatkan para pendamping desa untuk dapat menjelaskan mengenai program padat karya tunai desa (PKTD), dikarenakan para kepala desa belum memahami hal tersebut. (olv)

Categories: