Oleh humas2 on September 13, 2017

Tagaytay, Filipina (13/09) -- Deputi Bidang Kerawanan Sosial Dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Masmun Yan Mangesa, hari ini mewakili Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayan sebagai ASCC Leader Indonesia yang memimpin delegasi Republik Indonesia dalam sidang ASCC ke-18 di Tagaytay, Filipina. Sidang Tingkat Menteri Dewan Sosial Budaya ASEAN atau ASEAN Socio-Cultural Community Council (ASCC) merupakan pertemuan rutin Pilar Sosial Budaya ASEAN pada level Menteri dalam rangka mengesahkan dokumen keluaran yang akan direkomendasikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-31 pada bulan November 2017 mendatang. Sidang tersebut dihadiri oleh Menteri ASCC dari Thailand, Myanmar, Malaysia, dan Filipina serta para pejabat tinggi yang mewakili Menteri dari Laos, Singapura, Kamboja, dan Vietnam.

Pertemuan ASCC ke-18 mencatat pentingnya upaya finalisasi ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers yang merupakan dokumen perlindungan hak-hak pekerja migran di lingkup regional ASEAN. Setelah 10 (sepuluh) tahun negosiasi, dokumen ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers berhasil diselesaikan secara konsensus dan telah siap ditandatangani di tingkat kepala negara pada KTT ASEAN ke-31.

Dalam sambutannya, Yan menyampaikan bahwa Indonesia berterima kasih atas keramahtamahan Filipina selaku tuan rumah selama masa keketuaan ASEAN tahun 2017. Menurutnya lagi, ASEAN Consensus on the Protection and Promotion of the Rights of Migrant Workers sangat penting untuk ditindaklanjuti dengan melakukan penyusunan work plan (program kerja) dan mendukung adopsi ASEAN Declaration on ‘Culture of Prevention’ for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society yang diantaranya mencakup promosi budaya damai (culture of peace), tata pemerintahan yang baik, dan gaya hidup sehat. Pertemuan ASCC ke-18 ini secara konsensus berhasil menyetujui 11 (sebelas) dokumen yang akan diajukan untuk ditandatangani, diadopsi dan dinotasi para kepala Negara ASEAN pada KTT ASEAN ke-31.

Categories: