Oleh humas2 on March 13, 2017

Jakarta (13/03) -- Deputi bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Masmun Yan Mangesa, memimpin rapat koordinasi (rakor) terkait rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial di ruang rapat lt. 3 Kemenko PMK, Jakarta.  Rakor pagi tadi ini bertujuan untuk membahas isu koordinasi penanganan konflik sosial dan masukan terkait rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial. Ruang lingkup dari penanganan konflik sosial yang dibahas pada rakor kali ini meliputi tindakan pencegahan, penghentian dan pemulihan. 

Dalam menangani konflik sosial yang terjadi di Indonesia, pemerintah juga telah membentuk Tim Terpadu penanganan Konflik sosial tingkat nasional yang diketuai oleh Mendagri dengan didukung peran seluruh Menteri Koordinator sebagai pengarahnya. "Pembentukan Tim Terpadu Penanganan Konflik sosial merupakan amanat dari UU No. 7 Tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial," ucap Yan. 

Selanjutnya, pembentukan tim terpadu ini ditindaklanjuti dengan penyusunan dan pelaksanaan rencana aksi terpadu penanganan konflik sosial di tingkat nasional, provinsi, serta kabupaten/kota. Turut hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kementerian dan Lembaga terkait dilingkup koordinasi Kemenko PMK. (rhm)