Oleh humas on December 07, 2017

Jakarta(16/10)--Guna mengetahui informasi perkembangan pencegahan dan penanganan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) hari ini Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) kembali menggelar rapat koordinasi (Rakor) evaluasi pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Pemberantasan TPPO 2015-2019 (RAN PTPPO) tahun 2017 dan rencana program untuk tahun 2018. Rapat ini dibuka dan dipimpin oleh Deputi Bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak, Kemenko PMK, Sujatmiko dan dilaksanakan di Hotel Four Points, Jakarta.

Menurut Sujatmiko, terdapat 29 RAN PPTPPO beberapa yaitu pemetaan kasus tindak pidana perdagangan orang termasuk eksploitasi seksual pada anak, pengembangan model TPPO, Pendidikan masyarakat tentang ketahanan keluarga dan partisipasi anak-anak dalam TPPO. Namun demikian, lanjut, Sujatmiko  saat ini belum semua Sub GT PP-TPPO memiliki program khusus pencegahan dan penanganan TPPO didalam renstra dan rencana kerja tahunan, mekanisme pengumpulan data TPPO di Pusat dan di daerah juga dirasa belum optimal dan masih belum jelasnya alokasi anggaran di masing-masing daerah untuk mendukung penanganan TPPO.

Sistem pembiayaan korban terhadap perempuan dan anak TPPO  di luar Jaminan Kesehatan Nasional  (JKN) masih perlu di advokasi, belum adanya kepastian jaminan bagi korban TPPO termasuk visum dalam konteks BPJS Kesehatan, belum semua Kementerian/Lembaga dan Daerah menyusun program dan mengalokasikan anggaran di dalam Rencana Kerja masing-masing untuk upaya pengembangan norma hukum TPPO merupakan beberapa tantangan yang perlu dikoordinasikan antar K/L.

“Saya berharap agar program-program pelaksanaan rencana aksi nasional PTPPO ini dapat segera tersinkronisasi antar K/L dan berjalan sesuai rencana untuk kemudian hasilkan dapat dilaporkan kepada Pimpinan” Tutup Sujatmiko. Rakor ini dihadiri oleh Sub Gugus Tugas dari masing-masing K/L terkait seperti Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak; Kementerian Kesehatan;Kemenkumham; Kemensos, Kemnaker, BNP2TKI; serta K/L lainnya.