Oleh humas2 on May 08, 2017

Jakarta (8/5) -- Deputi Bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Masmun Yan Mangesa, dan didampingi oleh Asdep bidang Pengurangan Risiko Bencana Herbin Manihuruk membuka dan memimpin rapat koordinasi (Rakor) Persiapan Ekspedisi NKRI 2017 di kantor Kemenko PMK, Jakarta. Rakor tesebut bertujuan untuk mematangkan persiapan kegiatan Ekspedisi NKRI.

Kegiatan Ekspedisi NKRI ini merupakan paduan antara Ekspedisi Bhakti PMK dengan Ekspedisi NKRI yang rutin digelar setiap tahunnya. Pada tahun ini tema kegiatan Ekspedisi adalah “Peduli Masyarakat dan Lestarikan Alam Indonesia”.

Ekspedisi NKRI merupakan kegiatan gabungan antara SIPIL & MILITER yang melaksanakan kegiatan secara bersama-sama tersebar di wilayah yang luas, terpencil  dan terisolir. Ekspedisi NKRI 2017 Koridor Papua ini akan diikuti 1.225 Orang Mahasiswa/Pemuda yang terdiri  atas  825 orang dari berbagai daerah dan TNI serta 400 orang dari mahasiswa,pemuda dan aparatur daerah. Para peserta akan diberikan pembekalan di Pusdikopassus dan Korem/Kodim. Sementara untuk peserta Pelayaran Kapal Bhakti PMK akan diikuti 100 peserta yang ikut di Kapal KRI yang merupakan utusan dari kementerian/lembaga, swasta pendudkung dan mahasiswa). Kegiatan ini  juga didukung personil TNI AL sebanyak 158 orang.

Tim direncanakan memulai misi ekspedisinya pada Agustus hingga November 2017 dan akan menyusuri Rute empat Kabupaten di Prov Papua yaitu Kab Asmat, Kab Mappi, Kab Boven Digul, dan Kab Merauke. Sementara Ekspedisi Bhakti PMK akan menempuh rute pelayaran Jakarta - Makassar - Pulau Raha (Muna) - Ambon - Tual - Dobo - Agats - Merauke. Misi pelayaran Bhakti PMK akan digelar selama 30 hari dan akan berangkat dari Jakarta mulai Oktober dan kembali pada November 2017.

Tujuan dari kegiatan ekspedisi ini antara lain, untuk melakukan identifikasi pengembangan potensi sumber daya alam, meningkatkan pelayanan kemasyarakatan terutama pada bidang pembangunan manusia dan kebudayaan, meningkatkan partisipasi masyarakat yang berkarakter dan berwawasan kebangsaan, serta untuk memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan bangsa.