Oleh humas2 on June 24, 2016

Jakarta (24/06)--Pada sore hari ini, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan mengadakan Peringatan Nuzulul Qur’an dan bertema “Revolusi Mental Sebagai Manifestasi Nilai-nilai Ajaran Al-Qur’an” bertempat di lt. 7 kantor Kemenko PMK. Acara ini dihadiri oleh Seskemenko PMK, para Deputi Kemenko PMK, para Asdep, para Kepala Biro, dan seluruh pegawai di lingkungan Kemenko PMK dengan penceramah Penceramah, Dr. KH. Marsudi Syuhud, MA.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yang kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama, Agus Sartono. Beliau mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan untuk menyemarakan bulan suci Ramadhan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, sekaligus mengadakan khataman Qur’an. “Bulan Ramadhan ini berkaitan dengan nilai revolusi mental yang salah satunya adalah integritas, integritas yang esensinya adalah puasa  kita belajar jujur pada diri kita sendiri itulah integritas diri kita,” kata Agus.

Adapun uraian hikmah ceramah Nuzulul Qurán disampaikan oleh Dr. KH. Marsudi Syuhud, MA beliau selaku unsur Ketua PBNU Pusat. Beberapa inti ceramah yang beliau sampaikan yang berkaitan dengan thema peringatan Nuzulul Qur’an ini. Beliau mengatakan bahwa negara ini terdiri atas berbagai macam ras, suku, dan agama tetapi kita tetap satu bangsa berdasar pada Pancasila, kita harus saling menghormati dan memahami, karena pada perbedaan itulah Allah SWT telah memberikan kunci untuk memenejnya dan isi dari Pancasila tidak ada yang bertentangan dengan Qur’an, justru semua sila yang ada di pancasila terkandung dalam ayat-ayat Al-Qur’an.

“Kita harus bernegara dengan agama dan harus beragama dalam bernegara,” tutup Marsudi. Acara dilanjutkan dengan khataman Al-Qur’an kultum menjelang buka bersama oleh KH. Misbahul Munir. Khataman, kultum dan buka bersama dilaksanakan di Masjid Kemenko PMK dihadiri tim khotmil Qurán, hadir Deputi, Staf Ahli, para Asdep, para pegawai, security dan OB Kemenko PMK. Dalam kultum menjelang buka bersama KH Misbahul Munir menjelaskan tentang keistimewaan Al Quran sebagai mukjizat Rasulullah Muhammad SAW. Meskipun Al Qur’an sudah lebih dari 14 abad, tetap asli, murni dan dijaga kesuciannya. Lebihlanjut KH Misbahul Munir menegaskan bahwa Al Qur’an semakin dipelajari, semakin tidak ada habis ilmu yang terkandung didalamnya, sampai umur manusia sendiri meninggal kandungan Al Qur’an tidak ada habisnya.

Editor                    : Siti Badriah

Reporter              :  Arfina A

Fotografer          :   Tri Wahyu

 

Categories: