Oleh humas2 on March 15, 2017

Jakarta (15/03) --  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani, pagi ini mendampingi Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla, dalam acara Peluncuran Kemitraan dalam Penanggulangan Tuberculosis (TB) di Indonesia 2017.

Pekerjaan rumah yang dimiliki bangsa Indonesia dalam menanggulangi TB masih sangat besar. Di Indonesia, saat ini terdapat 395 Kasus TB baru per 100.000 penduduk per tahun dengan jumlah kematian akibat TB sebesar 40 jiwa per 100.000 penduduk.  Sementara menurut data dari Kementerian Kesehatan, Indonesia baru dapat menemukan 32 persen dari target satu juta kasus TB. Hal ini mendorong Forum Stop TB Partnership Indonesia (FSTPI) memberikan tiga rekomendasi kepada pemerintah dalam menanggulangi TB. Ketiga rekomendasi itu adalah Semua K/L agar terlibat dalam penanggulangan TB; Perlunya penerbitan perpres tentang penanggulangan TB di Indonesia; dan Membenahi dan menetapkan standar penanganan TB di sektor industri, Customer Service Officer (CSO), dan layanan kesehatan. 

Bertempat di Istana Wakil Presiden, Wapres Jusuf Kalla menerima secara simbolik ketiga rekomendasi yang disampaikan oleh ketua FSTPI, Arifin Panigoro. Dalam kesempatan ini,  Wapres Jusuf Kalla beserta Menko PMK  turut pula menyaksikan penandatangan komitmen bersama penanggulangan TB di Indonesia 2017 yang dilakukan oleh Menkes, Mensos, dan perwakilan Kementerian dan Lembaga Lainnya. 

Acara yang dilangsungkan dalam rangka peringatan Hari TB sedunia 2017 yang jatuh setiap 24 Maret ini dihadiri oleh Menteri Kesehatan, Nila F. Moeloek; Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa; Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara; Para Tokoh agama; Para Pimpinan rumah sakit; Para Pimpinan organisasi sosial; dan undangan lainnya. (rhm)

Categories: