Oleh humas2 on April 18, 2017

Jakarta (18/04)-- Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, sore ini mewakili Menko PMK, Puan Maharani menghadiri Rapat koordinasi (Rakor) Pembahasan Tentang Quick Wins Vokasi Dalam Kerangka Kebijakan Pemerataan Ekonomi di Gedung Ali Wardhana, Kementerian Koordinator Perekonomian. Rakor yang dipimpin langsung oleh menteri koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution ini bertujuan untuk membahas berbagai upaya yang dilakukan oleh beberapa kementerian dan lembaga terkait quick wins vokasi dalam kerangka kebijakan pemerataan ekonomi.

Dalam paparannya, Agus menyampaikan pemerintah saat ini tengah serius meningkatkan kualitas sumber daya manusia untuk menghasilkan Tenaga Profesional Indonesia yang mampu bersaing di era global. Salah satunya diwujudkan dengan merevitalisasi pendidikan vokasional dari tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Politeknik, Akademi, sampai Tenaga Kerja Non Profesional. "Untuk tingkat SMK, beberapa waktu yang lalu pemerintah telah mengeluarkan inpres revitalisasi SMK. Kemenko PMK pun secara konsisten terus mengawal pelaksanaan Inpres ini" ujar Agus.

Menurut Agus, program revitalisasi SMK yang saat ini telah dilakukan oleh pemerintah diantaranya melakukan penyelarasan Kurikulum SMK dengan kompetensi Industri, penyusunan skema sertifikasi dan akreditasi, serta peningkatan jumlah dan kualitas pengajar yang selama ini menjadi salah satu masalah yang dihadapi oleh pendidikan vokasi. "Saat ini, kemristekdikti sedang berupaya menyediakan guru produktif SMK melalui pelatihan & sertifikasi sebanyak 5.200 Guru. Sedangkan untuk Politeknik, hingga saat ini sudah ada 12 politeknik yang selesai di revitalisasi dan 20 lainnya sedang dalam proses" jelas Agus.

Pada 28 Februari 2017 lalu, Kemendikbud bersama Kemenperin juga telah meluncurkan program kemitraan link&match antara SMK dengan industri tahap 1 di Jawa Timur yang melibatkan 50 industri dengan 234 SMK. Selanjutnya untuk peluncuran Tahap ke-2, direncanakan akan dilaksanakan pada 21 April 2017 di Jawa Tengah. Turut hadir dalam rakor ini Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto; Staf Khusus Menko PMK, Dolfie OFP; dan pejabat perwakilan Kementerian/Lembaga terkait Lainnya.

Categories: