Oleh humas2 on June 05, 2017

Seoul (05/06)--– Memasuki hari ke-4 kunjungan kerjanya di Seoul, Korea Selatan, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani, menyempatkan berkunjung ke Korea Institute of  Sports Science (KISS) untuk melihat langsung pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mendukung prestasi olahraga. Pada kesempatan itu, Menko PMK diterima oleh Presiden Direktur KISS, Young Ok Park.

KISS merupakan sebuah lembaga yang melakukan penelitian ilmiah di bidang ilmu dasar dan terapan yang berkaitan dengan olahraga. Bidang penelitian meliputi fisiologi latihan, biomekanik, psikologi olahraga, dan sosiologi olahraga. Selain itu, KISS juga memberikan dukungan sistem melalui analisis data, pengembangan program ilmiah mutakhir untuk mendukung atlet elit dan profesional, tim nasional dan junior.

Saat ini, sport science memiliki peranan penting mulai dari pembibitan, faktor fisik, metode latihan, catatan statistik atlet, penanganan cedera, peralatan latihan, hingga strategi pertandingan. “Indonesia saat ini juga mulai memanfaatkan sport science dalam pembinaan olahraga prestasi, namun belum optimal. Oleh karena itu, untuk mencapai sukses prestasi Asian Games 2018, saya berharap KISS dapat bekerjasama dengan Pemerintah dan Institusi Pendidikan Indonesia untuk meningkatkan prestasi dan kinerja atlet nasional," urai Menko PMK. Ditambahkannya, di Indonesia kini sudah ada Perguruan Tinggi yang menyelenggarakan pendidikan keolahragaan, setelah kunjungan ini, Menko PMK berharap agar dilakukan kerjasama oleh Kementerian teknis guna mengoptimalkan peran Perguruan Tinggi terhadap capaian prestasi olahraga. “Pemerintah akan secara maksimal memfasilitasi upaya penelitian dan pengembangan demi peningkatan prestasi olahraga. Akan diupayakan integrasi fungsi institut kepada fungsi pembinaan prestasi di pusat–pusat pembinaan olahraga," kata Menko PMK lagi.

Tampak hadir dalam rombongan Menko PMK antara lain Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat Desa, dan Kawasan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida; dan Wakil Dubes RI untuk Korea Selatan, Cecep Herawan. (olv)