Oleh humas on April 13, 2018

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani mengajak masyarakat untuk membiasakan bekal dari rumah untuk aktivitas harian. Ajakan Puan itu seiring dengan perayaan Hari Bekal Nasional pada Kamis (12/4).
Puan mengatakan, anak–anak taman kanak–kanak (TK) ataupun sekolah dasar (SD) biasanya kotak bekal. Isinya adalah makanan sehat yang disiapkan orang tua mereka dari rumah.

Menurut Puan, kebiasaan itu hendaknya diteruskan. Dia meyakini untuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul bisa diawali dengan mengonsumsi makanan sehat.

"Hidup sehat itu dimulai dari kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dari rumah. Itu kenapa saya selalu ingatkan pentingnya membawa bekal sendiri. Demi kesehatan, bukan semata pelit loh," kata Puan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (12/4).

Menko PMK menjelaskan, keunggulan membawa bekal makanan dari rumah. Pertama adalah menjamin nutrisi yang diperlukan.

“Karena bisa mengatur menu makanan yang kita suka. Selain nutrisi yang baik, kita juga melatih kreativitas dalam mengatur atau memadukan berbagai jenis makanan ke dalam bekal,” katanya.

Yang kedua adalah menghemat uang jajan. Dengan bekal dari rumah, kata Puan, maka anak–anak diajari untuk bertanggung jawab. “Si anak bisa menabung uangnya untuk membeli barang atau keperluan lain,” sebutnya.

Yang ketiga adalah menjamin makanan tetap higienis. ”Karena dari awal hingga akhir proses pembuatan makanan berada di dalam pengawasan kita, maka dapat dijamin kebersihannya,” sebutnya.

Keempat, menjamin makan tetap waktu. Ada kalanya kesibukan membuat terlambat makan. “Nah, dengan bekal, selain hemat waktu karena tidak perlu membeli makanan di luar, kita dengan mudah makan bekal kapanpun,” paparnya.

Yang terakhir adalah menghindari makanan terbuang sia–sia. Sebab, porsi bekal bisa ditentukan sesuai kebutuhan masing–masing. Karena itu, Puan mengharapkan Hari Bekal Nasional bisa dimaknai sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menciptakan lingkungan sehat dan perilaku hidup bersih. “Jadi, jangan lupa dan malu bawa bekal,” katanya.

Categories: