Oleh humas on May 24, 2018

Jakarta (24/05) -- KOWANI memiliki peran yang sangat strategis dalam memberdayakan perempuan Indonesia. Pelaksanaan KOWANI FAIR merupakan sarana mempromosikan industri kreatif melalui usaha mikro, kecil dan menengah.

"Saya sangat mengapreasi pelaksanaan Kowani Fair yang sudah ke 17 ini. Ini merupakan wujud gotong royong dalam memajukan UMKM dan produksi dalam negeri," ungkap Menteri Koordinator Pembangunan Manusia Dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani membuka membuka  KOWANI Fair 2018, dengan tema "Optimalisasi Kemandirian Perempuan Pengusaha Untuk Ketahanan Ekonomi Keluarga", di Smesco Exhibition Hall, Jakarta, Kamis (24/05

Menko PMK berharap pelaksanaan KOWANI FAIR dapat menjembatani serta memfasilitasi wanita pengusaha untuk mempromosikan hasil produknya sekaligus mencari pasar-pasar baru. KOWANI FAIR 2018 seharusnya dapat menjadi ajang pembuktian bagi kaum perempuan, bahwa kaum perempuan memiliki kemampuan dan dapat berperan menjadi bagian dari tulang punggung perekonomian dengan melestarikan budaya daerah dan menciptakan lapangan kerja. 

"Penyelenggaraan Kowani Fair tentu selalu ditunggu-tunggu. Untuk inovasi dari keunggulan produk dalam negeri harus tetap dilakukan agar antusiasme tetap tinggi," ujarnya.

Peran KOWANI melalui KOWANI FAIR ini, juga sangat strategis dalam memberikan dorongan kepada kaum perempuan untuk membangun kapasitas dirinya. KOWANI FAIR 2018  juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi perempuan di seluruh Indonesia untuk meningkatkan kiprahnya dan berperan memajukan perekonomian.

"Peran usaha mikro dan kecil yang sebagian besar digeluti kaum perempuan, terbukti menjadi penopang perekonomian bangsa pada krisis 1998 lalu," tegasnya.
Hadir pula dalam acara pembukaan KOWANI Fair ini Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, Duta besar Iran Valiollah Mohammadi, perwakilan dari seluruh Organisasi Perempuan Pengusaha, serta undangan lainnya.