Oleh humas2 on March 30, 2017

Jakarta(30/03)--Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Games XVIII Tahun 2018 ingin menyukseskan ajang olah raga terbesar di Asia itu sesuai dengan mekanisme empat sukses yaitu Sukses Penyelenggaraan, Sukses Prestasi, Sukses Administrasi, dan Sukses Ekonomi. Pagi ini, bertempat di kantor Wakil Presiden, Menko PMK, Puan Maharani, kembali hadir dalam rapat terbatas mengenai Asian Games 2018. Dalam ratas ini dibahas mengenai keterlibatan pihak lain atau sponsor untuk turut membantu dalam penyelenggaraan Asian Games 2018.

Asian Games Jakarta Palembang ini akan diikuti oleh 45 negara dengan mempertandingkan 484 nomor dari 36 cabang olah raga. Sedangkan atlet yang diterjunkan dalam perhelatan ini sebanyak 11.347 atlet yang terbagi atas atlet yang bermain di Jakarta sebanyak 7.965 atlet(70,2%); dan 2.577 atlet(29,8%) akan bermain di Palembang. Tercatat kebutuhan anggaran Asian Games 2018 sebanyak 4,5T. Anggaran itu belum termasuk dukungan anggaran dari sponsor. Karena dana yang dibutuhkan untuk menyelenggaraan Asian Games 2018 tercatat cukup besar, dalam hal ini pemerintah akan menggandeng pihak sponsor untuk turut membantu. Biaya penyelenggaraan Asian Games berasal dari APBN/APBD dan sponsor. Tahun 2017 teranggarkan 500M dana APBN untuk penyelenggaraan Asian Games 2018. Namun, dana APBN sebanyak 500M belum dapat digunakan karena menunggu Perpres Penyelenggaraan Asian Games 2018.

Menko PMK dalam jumpa pers setelah rapat mengatakan bahwa rapat kali ini difokuskan pada sponsorship. “Memang anggaran dari Negara sudah dipersiapkan untuk bias dipergunakan melalui APBN namun hal itu tentu saja tidak cukup. Atas saran Pak Wapres, kita akan mempersiapkan sponsorship apakah itu dari BUMN, apakah itu dari swasta nasional, bahkan sponsor dari luar untuk bisa ikut aktif berperan serta dalam Asian Games 2018 yang akan datang," ucap Menko PMK.

Lebih lanjut Menko PMK mengatakan, agar Kominfo bisa pro aktif mengundang pihak-pihak swasta yang berkaitan dengan telekomunikasi, dan juga kepada Wamen ESDM agar perusahaan yang ada di bidang ESDM juga dapat berperan serta. Mengingat dana yang dibutuhkan untuk menyelenggaraan Asian Games 2018 tercatat cukup besar, dalam hal ini pemerintah akan menggandeng pihak sponsor untuk turut membantu. “Semua bersepakat bahwa sponsorship ini penting  untuk bisa dilakukan sehingga semua orang bisa berpartisipasi pada Asian Games yang akan datang," ucap Menko PMK lagi.

Ratas kali ini dihadiri oleh Ketua Pengarah Asian Games 2018, Wapres Jusuf Kalla; Menpora Imam Nahrawi; Menkominfo, Rudiantara; Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar; APINDO; Perwakilan dari KADIN; INASGOC selaku panitia Asian Games 2018; Staf Khusus Menko PMK, Dolfie OFP; Plt Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK; Staf Ahli Kemenko PMK, Haswan Yunaz dan perwakilan K/L serta badan usaha milik negara lainnya. (fin)