Oleh humas on May 30, 2018

Jakarta (30/05)--- Menko PMK, Puan Maharani, jadi Tuan Rumah sekaligus menjamu para tokoh lintas agama dalam acara diskusi Majelis Reboan yang diakhiri dengan buka puasa bersama, Rabu petang. 

Forum dialog semacam Majelis Reboan yang punya semangat memelihara keberagaman dan menjaga persatuan bangsa ini, diakui Menko PMK tentu patut didukung secara penuh apalagi dalam diskusinya selalu coba merangkul dan mengajak berkumpul pula lintas agama yang ada.

“Semoga forum diskusi semacam ini dapat terus ada karena harapan kita semua adalah segala keberagaman Indonesia ini dapat terus dipelihara,” kata Menko PMK dalam sambutan singkatnya sebagai Tuan Rumah untuk Majelis Reboan yang diketahui sudah lama tidak aktif ini. “Semoga dengan acara ini, sambil buka puasa bersama, kita tandai pula kebangkitan Majelis Reboan selaku pemelihara keberagaman Indonesia."

Acara Majelis Reboan pada Rabu petang ini mengambil thema puasa dan maknanya berdasarkan perspektif masing-masing agama dan mengambil temoat di rumah dinas Menko PMK, Jl. Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan. Turut hadir dalam acara yang ditutup dengan buka puasa bersama ini antara lain Wakapolri, Syafruddin; Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Basarah; Ketua Wantimpres, Sri Adiningsih; Ketua ICMI, Jimly Asshidiqie; Para Penggiat Majelis Reboan; dan Para Pimpinan Redaksi media cetak, online, dan elektronik nasional.

Menurut sejarahnya, sebagai Guru Bangsa, Gus Dur dan Cak Nur sudah lama saling kenal. Keduanya saling asah gagasan dalam forum yang diberi nama Majelis Reboan. Sebuah forum yang lahir sebagai bentuk arus sungai kecil yang membutuhkan saluran untuk mengalir alamiah.

Perihal kebebasan berpikir untuk saling asah gagasan jelas menjadi keutamaan Perihal kebebasan berpikir untuk saling asah gagasan jelas menjadi keutamaan Majlis Reboan. Selain Gus Dur dan Cak Nur, Majelis Reboan juga mengumpulkan para tokoh lintas agama dan  Kaum Intelektual. Mereka semua berkumpul dan menamakan diri  sebagai teman sealiran, sepemikiran dan seide. (*)

Categories: