Oleh humas2 on June 10, 2017

Denpasar (10/06)-- Hadiri mewakili Presiden Joko Widodo, malam ini Menko PMK, Puan Maharani, berkesempatan membuka Pesta Kesenian Bali ke-39 di Taman Terbuka Ardha Chandra, Komplek Bali Art Center, Denpasar, Bali. Acara pembukaan ini dihadiri pula oleh Mendagri, Tjahjo Kumolo; Gubernur Bali, Made Mangku Pastika; para seniman dari dalam dan luar negeri; serta masyarakat Bali. 

Adapun tema yang diangkat untuk Pesta Kesenian yang dimulai sejak tahun 1979 silam ini adalah “Ulun Danu Melestarikan Air Sumber Kehidupan.” Menko PMK dalam sambutannya berharap bahwa dengan thema ini, Pesta Kesenian Bali ke-39 Tahun 2017 mampu menjadi refleksi kehidupan dalam rangka membangun kesadaran masyarakat terhadap arti pentingnya memuliakan serta menghargai air sebagai sumber kehidupan dan sumber peradaban dalam kehidupan manusia, yang akan diwujudkan dalam bentuk garapan seni tari dan tabuh.

Menurut Menko PMK, Pesta Kesenian Bali merupakan wahana unjuk ekspresi, kreativitas, dan inovasi sekaligus prestasi dari para seniman Bali, untuk ditampilkan tidak hanya kepada masyakat Bali, tetapi juga masyarakat dunia. Pesta Kesenian Bali diharapkan dapat menjadi jendela komunikasi antarbudaya, sekaligus membangun peradaban dunia yang berbudaya. “Saya berharap dengan adanya Pesta Kesenian Bali yang diselenggarakan tiap tahunnya ini, selain untuk memperteguh seni budaya Bali, juga dapat memberikan dampak bagi perekonomian berbasis budaya masyarakat Bali,” tambahnya.

Menko PMK dalam sambutannya juga menegaskan bahwa seni dan budaya merupakan salah satu instrumen untuk mengharmonisasikan seluruh sendi-sendi kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bagi Indonesia, seni dan budaya merupakan salah satu pilar di dalam membangun kepribadian bangsa yang ber-bhineka tunggal ika, memperkuat kearifan lokal sebagai falsafah nilai dalam hidup berbangsa dan bernegara. “Dengan semangat cinta seni budaya, kita perteguh jiwa bhineka tunggal ika dalam berbangsa dan bernegara,” katanya lagi.

Sebelumnya, Gubernur Bali dalam laporannya menyampaikan bahwa Pesta Kesenian Bali yang akan digelar mulai 10 Juni hingga 8 Juli 2017 ini melibatkan sekitar 17 ribu seniman yang berasal tidak hanya dari Bali tetapi juga luar daerah dan bahkan luar negeri seperti India, Perancis, Tunisia, Timor Leste, dan sebagainya. "Pesta Kesenian Bali adalah upaya kami selaku pemilik kebuadayaan Bali agar tetap lestari seiring dengan perkembangan dunia saat ini," ungkap Gubernur. 

Pesta Kesenian Bali ke-39 Tahun 2017 sebelumnya sudah dimeriahkan dengan pawai budaya sejak siang hari ini, sementara kab/kota yang ada di Provinsi Bali sudah menggelar ajang serupa di daerah mereka masing-masing. Menko PMK, Gubernur Bali, dan  Mendagri selanjutnya diminta memukul kentungan sebagai pertanda dibuka secara resmi Pesta Kesenian Bali ke-39 ini. Hingga berita ini diturunkan, Menko PMK dan hadirin disuguhkan sendratari Gumita Murti "Kresna Dwipayana."  (IN)

 

Categories: