Oleh humas2 on March 08, 2017

Jakarta (08/03)--- Pagi ini, Menko PMK, Puan Maharani, menerima pula audiensi dengan jajaran Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB). dalam audiensi ini, Menko PMK didampingi oleh Staf Khusus Menko PMK, Dolfie OFP; Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono. Audiensi digelar untuk membahas mengenai pengembangan wilayah kegiatan akademik ITB.
ITB, di tahun 2020 nanti akan genap berusia satu abad tetapi menurut Rektor ITB, Kadarsah Suryadi, ITB sudah tidak dapat lagi aktivitas/kegiatan kampusnya akibat keterbatasan lahan. "Kami sudah mengusulkan pengembangan lahan di wilayah perkebunan Walini tapi ternyata tumpang tindih dengan proyek kereta cepat. Berkat bantuan dari Deputi IV Kemenko PMK, Bapak Agus (Agus Sartono-red) yang sudah berkoordinasi dengan Kementerian BUMN, kami akhirnya dapat lahan alternatif di Gunung Susuru atau Maswati."
Pengembangan lahan ini, lanjut Kadarsah, merupakan upaya untuk meningkatkan kapasitas kegiatan engineering mahasiswa ITB sekaligus juga untuk merintis pembangunan Techno Park Center yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai rujukan serta jejaring teknologi Indonesia.
 

Menko PMK dalam arahannya menyebutkan kembali arahan Presiden Joko Widodo untuk menyiapkan lahan bagi pengembangan ITB ini dengan tujuan untuk menampung mahasiswa, kegiatan perkuliahan, dsb. hingga setidaknya 100 tahun ke depan. Menko PMK juga menyarankan agar dilakukan koordinasi sebaik-baiknya dengan berbagai stake holder, seperti Pemprov Jawa Barat,  Kementerian BUMN, dan Kementerian PUPR sehingga lahan yang dipilih nantinya tidak tumpang tindih pemanfaatannya. (IN)

Categories: