Oleh humasnew on July 06, 2018

Jakarta (05/07)--- “Almarhum Bapak Taufiq Kiemas semasa hidupnya, selalu mengembangkan semangat untuk merangkul semua golongan, semua kepentingan, untuk mendapatkan kesepahaman dan kebersamaan. Semangat inilah, yang selalu menginspirasi saya di dalam menjalankan tugas di pemerintahan, di partai, maupun dalam keseharian,” ungkap Menko PMK, Puan Maharani, dalam sambutannya untuk mengenang lima tahun wafatnya DR (HC) H. Taufiq Kiemas, Kamis malam, di Auditorium RNI lt.6, Kuningan, Jakarta Selatan. 

Menko PMK lalu mengajak hadirin untuk tetap menjaga eratnya tali silaturahmi yang sudah lama terjalin. Tidak lupa, Menko PMK juga mengajak hadirin untuk mau hadir dalam forum ‘Diskusi Reboan’ yang diketahui banyak membahas mengenai soal kebangsaan. “Mari kita kenang almarhum Taufiq Kiemas sebagai guru, orang tua, aktivis dan negarawan yang gigih memperjuangkan empat pilar kebangsaan kita. Kita kenang beliau dengan segala kebaikan dan positifnya,” katanya lagi.

Mereka yang hadir dalam acara ini kemudian mendengarkan testimoni para sahabat, petinggi negara, dan mereka yang pernah sangat akrab dengan alm. Taufiq Kiemas, antara lain oleh Jimly Asshidiqie; Menag, Lukman Hakim Saifuddin; Anggota Wantimpres, Sri Adiningsih; Mantan Wakil Ketua MPR RI, Melani Suharli; Menseskab, Pramono Anung; Kapolri, Tito Karnavian; Mendagri, Tjahjo Kumolo; Menkumham, Yasonna Laoly; dan Mahfud MD. 

Pada acara ini diluncurkan produksi film “Abang” yang ditandai dengan penyeraham skenario film dari rumah produksi kepada Menko PMK selaku wakil keluarga alm. Taufiq Kiemas. “Film ini sama sekali bukan inisiatif keluarga tetapi murni dari sahabat dan orang-orang terdekat alm. Taufiq Kiemas,” kata Menko PMK. Film “Abang” menurut rencana akan memuat segala kisah hidup dan perjuangan Taufiq Kiemas mulai dari perjuangannya sebagai aktivis mahasiswa hingga menjadi tokoh politik yang sangat diperhitungkan di republik ini. 

Acara mengenang alm. Taufiq Kiemas ini turut dihadiri oleh Menag, Menkumham, Menakertrans, Mendagri, Menseskab, Ketua MPR RI, anggota Wantimpres, para anggota DPR RI dari fraksi PDI-P, Kapolri, para mantan anggota MPR RI periode 2009-2014, dan sejumlah tokoh politik lainnya. (*)

Categories: