Oleh humas on October 16, 2019

Phuket (13/10) -- kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) selaku ketua pilar Sosial Budaya ASEAN atau ASEAN Socio-Cultural Community Council (SOCA) di Indonesia menghadiri pertemuan konsultatif untuk 2nd ASEAN Conference on Crime Prevention and Criminal Justice (ACCPCJ). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Thailand Institute of Justice, lembaga think tank yang berfokus pada isu pencegahan kejahatan, peradilan, dan aturan hukum.

SOCA Indonesia bersama dengan perwakilan SOCA dari seluruh negara ASEAN diundang untuk menyampaikan masukan mengenai tema 2nd ACCPCJ yang mengangkat ASEAN Declaration on Culture of Prevention (CoP) atau Budaya Pencegahan. Deklarasi ini merupakan buah pemikiran pilar Sosial Budaya yang disepakati pada KTT ASEAN ke-31.
 
Adapun pertemuan konsultatif 2nd ACCPCJ dilaksanakan di Phuket, Thailand pada tanggal 13-14 Oktober 2019. Delegasi Indonesia diwakili oleh Kemenko PMK, Kemenkumham sebagai perwakilan ASLOM Indonesia, Kemenlu dan Kemenko Polhukam sebagai perwakilan pilar Politik dan Keamanan.

Fokus pertemuan pada hari pertama adalah konsultasi substansi dan tema 2nd ACCPCJ.   Pada agenda ini, Kemenko PMK memberikan masukan mengenai unsur CoP yang terdiri dari 6 thrust (pendorong), yaitu thrust ke-1 dan ke-5 yang dapat diselaraskan dengan isu pencegahan kejahatan sebagai bahasan konferensi. Thrust 1 adalah mempromosikan budaya perdamaian dan saling pengertian antarbudaya dengan program unggulan ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) yang sudah diselenggarakan 3 tahun berturut-turut di Indonesia.

Kemudian thrust 5 adalah mempromosikan gaya hidup sehat dengan program unggulan ASEAN Car Free Day. Kemenko PMK juga menyuarakan pentingnya kerja sama dan koordinasi lintas pilar khususnya antara pilar Sosial Budaya dan pilar Politik & Keamanan ASEAN. Adanya komitmen dari deklarasi ini merupakan upaya yang dapat mengurangi timbulnya masalah sosial seperti kejahatan dan tindakan kriminal di masyarakat yang menjadi isu pilar Polkam.
 
Pada pertemuan hari kedua, dilanjutkan dengan pembahasan mengenai rencana kegiatan ACCPCJ Youth Forum dan Public-Private Interface Session yang menjadi rangkaian kegiatan ACCPCJ. Terkait ACCPCJ Youth Forum, Kemenko PMK menyampaikan usul untuk mengkolaborasikan kegiatan ini dengan AYIC. Kolaborasi dapat dilakukan dengan memperluas substansi pembahasan dan menambah variasi kegiatan ACCPCJ youth forum. Pertemuan mencatat usulan tersebut untuk dipertimbangkan. Sebagai tindak lanjut, pertemuan konsultatif 2nd ACCPCJ selanjutnya akan dilaksanakan pada bulan November 2019 untuk mematangkan konsep dan persiapan 2nd ACCPCJ.

Kategori: 

Editor: 

  • Deni Adam Malik