Oleh humas on November 07, 2018

Plt Deputi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Ghafur Dharmaputra memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Perkembangan Pelaksanaan Pengarustamaan Gender (PUG) oleh Kementerian Penggerak (driver) di Hotel Novotel Jakarta, Rabu (7/11). 

Rakor ini bertujuan untuk mengetahuai pelaksanaan PUG yang dilaksanakan Kementerian Penggerak dan sekaligus untuk merumuskan strategi PUG ke depan.

Dalam arahannya Ghafur menyampaikanbahwa  isu perempuan tidak harus diperjuangkan oleh perempuan tetapi  justru harus diperjuangkan oleh laki-laki. Karena laki-lakilah yang biasanya memiliki resistensi terhadap gender seperti  keputusan untuk memberikan ijin kepada  istrinya untuk kerja.  

"Kita disini bertemu adalah untuk mendorong pengarustamaan gender, dalam lingkup kementerian lembaga/ pemerintah. Sebab pengarustamaan gender, pemberdayaan perempuan dan ketahan keluarga sangatlah penting," ujarnya.

Adanya program pengarustamaan gender, tambahnya, diikuti adanya anggaran responsif gender. Jadi butu komitmen bagaimana anggaran itu bisa diarahkan untuk PUG. Saat ini ada  5 Kementerian penggerak dan dalam forum ini diharapkan menyampaikan pelaksanaan pengarustamaan gender yang mereka lakukan. Sehingga dengan sukses pelaksanaan PUG yang mereka lakukan dapat menjadi tempat belajar bagi kementerian atau lembaga lain.

" Kita ingin mendapatkan masukan dari kementerian penggerak sekaligus mendorong kementerian/lembaga yang lain," harapkan.

Rakor kali ini diisi pemaparan dan diskusi dari beberapa narasumber yakni Karoren KPPPA, KarorenKemenkeu, KarorenKPPN/Bappenas, Karoren Kemendagri dan Karoren Kemendes PDTT.

Categories: