Oleh humas on November 21, 2019

Foto : 

  • Deputi 5

Jakarta (21/11) -- Kemenko PMK berupaya mengoordinasikan dan mensinkronisasikan Kementerian maupun Lembaga dalam pendirian Pusat Kebudayaan Islam Indonesia (Puskiindo) di Yogyakarta. Upaya ini dilakukan sebagai wujud komitmen Kemenko PMK dalam mengintegrasikan antara sisi religius dan humanis yang menjadi karakter bangsa Indonesia. 

Melalui Rapat Koordinasi yang dipimpin Asisten Deputi Warisan Budaya ini, Kemenko PMK berupaya menyamakan persepsi di antara Kementerian, Lembaga dan Pemangku Kepentingan terhadap tindak lanjut hasil Rakor Rencana Pendirian PUSKIINDO di Yogakarta tanggal 2 Mei 2019 dan di Jakarta tanggal 31 Juli 2019. Selain itu, melalui Rapat Koordinasi ini diharapkan dapat memperoleh informasi tentang Rencana Aksi Tindak Lanjut Pendirian Pusat Kebudayaan Islam Indonesia (PUSKIINDO).

“Pembangunan PUSKIINDO diharapkan menjadi pusat aktivitas kebudayaan Islam bagi Indonesia dan dunia yang membawa konsep kedamaian, keindahan dan keimanan untuk terwujudnya pemajuan kebudayaan dan NKRI dengan semangat Pancasila,” ujar Pamuji Lestari, Asisten Deputi Warisan Budaya Kemenko PMK dalam Pengantar Rapat Koordinasi.

Sebagai informasi, Pembangunan PUSKIINDO merupakan pembangunan pusat kebudayaan Islam yang pertama di Indonesia. Adanya Pusat Kebudayaan Islam diharapkan menjadi pusat aktivitas kebudayaan Islam bagi Indonesia dan dunia yang membawa konsep keimanan, kedamaian, dan semangat Pancasila sehingga membawa kemajuan bagi bangsa dan negara, terutama bagi kebudayaan Indonesia. 

“Pembangunan PUSKIINDO merupakan upaya untuk mengintegrasikan kegiatan religius dan humanis sebagai sarana pembelajaran tentang kebudayaan islam Indonesia yg mengandung nilai lokal, nasional dan universal yg dapat menjadi wahana untuk pendidikan kharakter bangsa yg religius, toleran, berempati dan mampu menghargai keberagaman dan kesetaraan gender,” ungkap Pamuji Lestari. 

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi ini antara lain Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Daerah Istimewa Yogyakarta; Kepala Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman, Kepala Bidang Sejarah dan Warisan Dunia, Kepala Bagian Pengelolaan Kegiatan Strategis dan Kerjasama Antar Lembaga, Kemenko PMK, Kepala Bidang Pelestarian dan Pengembangan Sejarah, Bahasa, Sastra, dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Perwakilan Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Pengurus Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) Muhammadiyah. (Kedeputian V)

Kategori: 

Reporter: 

  • Deputi 5

Editor: 

  • Ponco Suharyanto