Oleh humas on July 03, 2018

Palembang (03/07) -- Asisten Deputi (Asdep) Bidang Koordinasi Pengurangan Resiko Bencana Kemenko PMK, Iwan Eka didampingi Ketua Panitia Rakor, Yasrif Yaddi (kiri), dan Kepala  Pelaksana BPBD Sumsel, Iriansyah (kanan) memimpin Rapat Koordinasi antara Pusat dan Daerah terkait dengan Peningkatan Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dalam rangka mendukung suksesnya pelaksanaan Asian Games XVIII tahun 2018 di Hotel Arya Duta Palembang pada 3 Juli 2018.

“Asian Games, merupakan acara olahragat terbesarsetelah Olimpiade, akan dilaksanakan di Jakarta dan Palembang pada 18 Agustus 2018 hingga 2 September 2018. Asian Games ke XVIII ini akan mempertandingkan 40 cabang olahraga dan 462 nomor pertandingan serta dihadiri oleh 45 NOC, 10.000 atlet, 5.500 Official dan wasit, 2.500 VVIP dan OCA Family, 20.000 relawan dan tenaga kerja, 5.000 media,”terang Iwan, mengawali paparannya. 

Menurut Iwan, berdasarkan prakiraan BMKG, puncak musim kemarau terjadi dibulan Agustus hingga September 2018. Untuk itu diperlukan peran seluruh Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah dan masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan kesiapsiagaan antisipasi kebakaran hutan dan lahan khususnya pada wilayah Sumsel, Jambi dan Riau.

“Demi meningkatkan koordinasi dalam mengantisipasi bencana karhutla, Kemenko PMK melaksanakan rakor ini dengan tujuan untuk berbagi peran lintas Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah dengan meningkatkan kesiapsiagaan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan serta menyusun rencana kontijensi yang dapat dijadikan acuan rencana operasi pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan dan lahan”jelas Iwan. 

Sebelumnya, Ahmad Nadjib, Asisten I Bidang Pemerintahn Pemprov Sumatera Selatan, saat sambutan pembukaan rakor menyampaikan bahwa event Asian Games merupakan kerja besar bagi seluruh masyarakat Sumsel. Untuk itu perlu kerjasama dan gotong royong untuk mensukseskannya. Termasuk dalam hal mencegah dan mengantisipasi bencana karhutla.

"Kami telah menghimbau kepada kepala daerah dan masyarakat yang daerahnya rawan bencana karhutla untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi bencana karhutla,"terang Nadjib.

Iwan juga menyampaikan bahwa setelah rakor tersebut dilanjutkan dengan penyusunan rencana kontijensi bencana pada tanggal 4-5 Juli 2018 yang akan diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama dengan OPD terkait baik tingkat Provinsi Sumsel maupun Kab/Kota disekitar Palembang, TNI/Polri, perwakilan dunia usaha serta instansi terkait lainnya. "Kegiatan tersebut merupakan wujud sinergitas Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, INASGOC dan masyarakat dalam mensukseskan penyelenggaran Asian Games ke XVIII tanpa asap,"jelasnya. 

Rapat koordinasi ini mengundang Kementerian/Lembaga terkait TNI, Polri, OPD tingkat Provinsi/Kab/Kota dan Panitia Pelaksana Asian Games ke XVIII (INASGOC). (DAM)