Oleh humas2 on March 20, 2017

Bogor (20/03) - Seiring dengan kompleksitas permasalahan yang muncul di masyarakat terkait dengan bidang pembangunan manusia dan kebudayaan,  Kemenko PMK sebagai Kementerian Koordinator yang salah satu tugasnya adalah koordinasi penyusunan kebijakan, berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia yang dimilikinya dalam perumusan kebijakan.

Bertempat di Hotel Amarossa,  Bogor,  mulai malam ini hingga esok,  Kemenko PMK menggelar workshop tentang penyusunan rekomendasi kebijakan dengan menghadirkan pakar kebijakan publik dari IPB,  Syamsul Maarif dan Hamzah. 

"Sebagai bentuk penguatan peran Koordinasi,  Sinkronisasi,  dan Pengendalian (KSP) kebijakan bidang PMK,  maka perlu peningkatan pemahaman kepada seluruh personel Kemenko PMK dalam penyusunan kebijakan. Oleh karena itu,  saya sangat mengapresiasi inisiatif penyelenggaraan kegiatan ini," ujar Seskemenko PMK,  Y. B. Satya Sananugraha saat membuka workshop. 

Ditambahkannya,  Kemenko PMK ke depan harus mampu mewujudkan kebijakan yang mendarat,  implementatif, operasional, dan terukur. "Masyarakat kini semakin cerdas dan menuntut sebuah kebijakan yang nyata dapat dilaksanakan dalam program/kegiatan untuk menjawab persoalan rakyat," tegas Seskemenko lagi. 

Workshop yang dibuka secara resmi oleh Seskemenko dan dihadiri oleh pejabat eselon II dan III Kemenko PMK diselingi dengan diskusi yang berkaitan dengan pelayanan dan dukungan operasional perkantoran.

Categories: