Oleh humas2 on March 29, 2017

Jakarta (29/03) -- Deputi bidang Koordinasi Kerawanan Sosial dan Dampak Bencana Kemenko PMK, Masmun Yan Mangesa pagi ini memimpin rapat koordinasi (rakor) Dukungan Program/Kegiatan Ekspedisi NKRI Tahun 2017. Rakor yang merupakan lanjutan dari rakor pada 10 Februari 2017 lalu ini dilaksanakan dalam rangka memantapkan dukungan kegiatan  dari sektor swasta, LSOM, dan BUMN pada Ekspedisi NKRI 2017. Pada kesempatan ini, Yan meminta peserta yang hadir untuk menyampaikan progress report dan bentuk nyata terkait dukungan program/kegiatan yang akan dilakukan.

"Kemenko PMK sudah beberapa kali menggelar rakor terkait Ekspedisi NKRI 2017 untuk melakukan cross check kegiatan yang akan dilaksanakan. Pada rakor bulan februari lalu, beberapa pihak juga telah menyampaikan dukungannya. Untuk itu, saya harapkan saat ini masing-masing peserta dapat menyampaikan progress dan bentuk nyata atas dukungan program/kegiatan yg akan dilaksanakan pada Ekspedisi NKRI" jelas Yan.

Lanjutnya, Kemenko PMK juga telah berkoordinasi dengan daerah tujuan Ekspedisi NKRI 2017 untuk mengetahui kesiapan dan kebutuhan masing-masing daerah. Hal ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan dan masukan dalam menentukan program/kegiatan yang akan dilakukan pada Ekspedisi NKRI 2017 nanti.

Kegiatan Ekspedisi NKRI merupakan paduan antara Ekspedisi Bhakti PMK dengan Ekspedisi NKRI yang rutin digelar masing-masing setiap tahunnya. Pada tahun 2017 ini, kedua kegiatan itu dipadukan menjadi satu dengan nama Ekspedisi NKRI 2017 dengan mengambil tema “Peduli Masyarakat dan Lestarikan Alam Indonesia."

Ekspedisi NKRI 2017 Koridor papua akan diikuti oleh 1000 Mahasiswa/ Pemuda yang terdiri dari 600 orang dari berbagai daerah di Indonesia, dan 400 orang dari mahasiswa/pemuda lokal. Tim ini direncanakan akan memulai misi ekspedisinya pada Juli hingga November 2017 dan akan menyusuri Rute yang melalui empat Kabupaten di Prov Papua yaitu Kab Asmat, Kab Mappi, Kab Boven Digul, dan Kab Merauke. Sementara Ekspedisi Bhakti PMK akan menempuh rute pelayaran Jakarta - Makassar - Pulau Raha (Muna) - Ambon - Tual - Dobo - Agats - Merauke. Misi pelayaran Bhakti PMK akan digelar selama 30 hari dan akan berangkat dari Jakarta mulai Oktober dan kembali pada November 2017.

Diakhir rakor, Asisten Deputi Pengurangan Resiko Bencana Kemenko PMK, Herbin Manihuruk selaku ketua penyelenggara kegiatan Ekspedisi NKRI 2017 menambahkan agar setiap peserta rakor dapat segera menyampaikan lokus kegiatan dan bentuk nyata dukungan program/kegiatannya pada pertemuan yang berikutnya.