Oleh humas on October 09, 2019

Foto : 

  • Deputi 5

Jakarta (9/10) -- Komite Olimpiade Indonesia (KOI) menggelar Kongres. Terkait dengan itu, Kemenko PMK berharap KOI dapat menghasilkan kepengurusan yang mampu menjawab kepentingan Indonesia dalam event olahraga internasional. Ditemui setelah rakor dengan Plt Menko PMK Darmin Nasution, Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, I Nyoman Shuida mengatakan, Kongres KOI nantinya dapat menghasilkan kepengurusan yang dapat mengantisipasi perkembangan event-event internasional, khususnya dalam hal bidding untuk tuan rumah Olimpiade 2032. 

Shuida menambahkan, pemerintah sangat berkomitmen mendukung KOI dalam penyelenggaraan event internasional termasuk bidding Olimpiade 2032, Sea Games 2019 serta persiapan pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020. “KOI juga diharapkan tidak hanya memikirkan prestasi tapi juga tata kelola kelembagaan organisasi cabang olahraga. Mereka harus memiliki kapasitas untuk menseleksi cabang olahraga mana, pembinaan atlet dan rekrutmen atlet yang akan dibawa ke event-event internasional,” ujar Shuida. Pada kesempatan itu pula Shuida menyampaikan apresiasinya atas kepengurusan KOI masa bakti 2015-2019 atas suksesnya menjalankan event-event internasional.

Seperti diketahui, Kongres KOI dibuka pada Rabu (9/10/2019). Agendanya penetapan Ketua Umum dan Wakil Ketua Umum serta Komite Eksekutif Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia dan Dewan Etik periode 2019-2023. Penetapan digelarnya kongres pada hari ini sendiri rupanya lebih cepat dari waktu yang ditentukan Komite Olimpiade Internasional (IOC). Sebelumnya diketahui bahwa IOC menetapkan bahwa kongres harusnya digelar pada 31 Oktober mendatang. Namun, lantaran waktu yang ditetapkan IOC dianggap terlalu berdekatan dengan gelaran SEA Games Manila 2019 yang berlangsung pada 30 November - 11 Desember 2019, maka KOI pun memilih untuk memajukan jadwalnya.

Reporter: 

  • Deputi 5