Oleh humas on January 05, 2018

Jakarta (05/01)--- Jelang pelaksanaan pesta olahraga terbesar se-Asia pada Agustus 2018 mendatang, Indonesia selaku Tuan Rumah Penyelenggara diketahui sudah menyiapkan segalanya, mulai dari infrastruktur, sumber daya manusia, hingga unsur-unsur pendukung lainnya. Untuk menguji segala kesiapan itu, INASGOC yang menjadi Panitia Penyelenggaraan Asian Games 2018 telah sepakat untuk menggelar uji coba atau test event penyelenggaraan. 

Asisten Deputi Keolahragaan pada Kedeputian bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, pagi tadi menggelar rapat koordinasi teknis Persiapan Penyelenggaraan Test Event Asian Games XVIII Tahun 2018. Rakornis yang bertempat di ruang rapat utama lt.7 gedung Kemenko PMK, Jakarta ini dibuka dan diarahkan oleh Plt. Deputi bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida; dan dihadiri oleh Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto; Sekjen INASGOC, Marsdya TNI (Purn) Eris Heriyanto; Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Ronny F Sompie; dan para perwakilan K/L terkait. “Rakornis pagi ini adalah rapat awal sebelum rapat final yang menyatakan bahwa kita siap menyelenggarakan test event ini,” kata Nyoman saat membuka rakornis. “Masih ada beberapa pending issues yang perlu kita bahas dalam forum ini, mari kita bahas dan selesaikan bersama.”

Test event Asian Games XVIII Tahun 2018 atau yang akan diperkenalkan sebagai invitation tournament menurut rencana diselenggarakan pada 10 - 18 Febaruari 2018 di Jakarta. Lokasi pertandingan dari sembilan cabang olahraga yang ditentukan panitia mengambil sejumlah tempat di Jakarta, antara lain Komplek Gelora Bung Karno (GBK) yang sudah rampung renovasinya, JI EXPO Kemayoran, dan Taman Mini Indonesia Indah. Sembilan cabang olahraga yang dipertandingkan adalah panahan, atletik, basket 5x5, tinju, sepakbola, pencal silat, taekwondo, voli, dan angkat besi. “Bulutangkis semula kami rencanakan untuk dipertandingkan juga tetapi ternyata waktu penyelenggaraan test event hampir bersamaan dengan turnamen Indonesia Masters,” ungkap Eris. 

Eris mengungkapkan, nomor pertandingan olahraga yang pertandingkan berjumlah 199 nomor. INASGOC sejauh ini telah mengundang 31 negara untuk turut berpartisipasi tetapi hingga hari ini baru 19 negara yang menyatakan siap bertanding. Begitupun dengan akomodasi atlet dan media selama pertandingan serta tenaga-tenaga volunteer yang diketahui siap mendukung test event ini. 

Kesiapan serupa dari sisi atlet juga diungkapkan oleh Sesmenpora. “Bagaimanapun kondisinya, para atlet sudah siap baik nanti untuk test event maupun Asian Games,” tegasnya. Sementara KemenPUPR memaparkan bahwa secara keseluruhan proses renovasi komplek GBK dan Wisma Atlet telah rampung dan sedang masuk tahap perawatan sebelum kemudian diserahterimakan kepada Kementerian Sekretariat Negara. Komplek GBK dengan tampilan yang semuanya baru direncanakan akan diresmikan pada 14 Januari 2018 mendatang, bertepatan dengan pertandingan sepakbola antara Indonesia vs Islandia. Dirjen Imigrasi pun mengaku siap menerima kedatangan para atlet dengan menyiapkan jalur khusus kedatangan. (IN)