Oleh humas2 on June 12, 2017

Jakarta (12/06)-- Plt Deputi Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Nyoman Shuida, sore ini memimpin rapat koordinasi (rakor) perencanaan pembangunan bidang pengarusutamaan revolusi mental serta bidang kebudayaan, pemuda dan olahraga di ruang rapat utama Kemenko PMK, Jakarta.

Tujuan rakor pada hari ini adalah melakukan koordinasi perencanaan bidang kebudayaan berdasarkan dokumen rancangan awal rencana kerja pemerintah (RKP) 2018 yang meliputi revolusi mental, kebudayaan, kepemudaan, dan keolahragaan. Pada rakor ini, Nyoman juga meminta perwakilan dari Bappenas untuk dapat menjelaskan peran dan posisi Kemenko PMK, khususnya perencanaan di bidang kebudayaan dalam pelaksanaan Fungsi KSP (Koordinasi, Sinkronisasi dan Pengendalian) agar sasaran dan manfaat pembangunan lebih mudah dapat tercapai.

Menurut perwakilan dari Bappenas, konsep kebijakan Revolusi Mental pada RPJMN 2015-2019 yang terdiri dari lima program prioritas dapat disinergikan dengan Instruksi Presiden No. 12 Tahun 2016 tentang Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) yang juga terdiri dari lima program kegiatan. Untuk itu, sasaran RKP 2018 sebaiknya disesuaikan dengan GNRM dalam Inpres No. 12 Tahun 2016. Dengan kata lain, indikator sasaran pada RKP 2018 juga harus mengakomodasi Inpres No. 12 Tahun 2016 tentang GNRM. Integrasi Instruksi Presiden No.12 tahun 2016 tentang GNRM dengan rancangan awal RKP 2018 ini juga diharapkan dapat bersinergi dengan Rancangan Permenko PMK tentang Peta Jalan GNRM yang sedang dalam tahap finalisasi.

Dalam kesempatan ini dibahas pula beberapa program/ kegiatan prioritas lainnya seperti penyelenggaraan Asian Games dan Asian Para Games 2018 di bidang keolahragaan, penanggulangan dan pencegahan penyalahgunaan Narkoba di bidang Pemuda, Pengembangan dunia usaha dan pariwisata serta pengambangan wilayah di bidang Kebudayaan.

Di akhir rakor, Nyoman mengingatkan kembali bahwa selanjutnya perlu dilakukan lagi konsolidasi Rancangan RKP 2018 untuk pembangunan bidang kebudayaan, kepemudaan, dan keolahragaan. "Untuk selanjutnya, perlu dilakukan konfirmasi atas kegiatan, indikator, dan target kepada K/L terkait dalam pembangunan bidang kebudayaan, kepemudaan, dan keolahragaan" ucap Nyoman.

Rakor dihadiri oleh Sesmenko PMK, Y. B Satya Sananugraha serta Staf khusus Menko PMK Bidang Hubungan dan Bantuan Luar Negeri, Prasetijono Widjojo serta perwakilan dari K/L terkait seperti Bappenas, Badan Pusat Statistik, Sekretariat Revolusi Mental, dan Pegawai di lingkup Kedeputian Bidang Koordinasi Kebudayaan Kemenko PMK. (rhm)

 

Categories: