Oleh humas on November 06, 2017

Jakarta (06/11)--- Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, didampingi Sekretaris Kemenko PMK, Y.B. Satya Sananugraha (kiri), dan Direktur Anggaran II, Kemenkeu, Purwanto (kanan)  memimpin rapat koordinasi (Rakor) Finalisasi Rancangan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) 2015-2045. Rapat berlangsung di ruang rapat Menko PMK lantai dasar, Kemenko PMK, Jakarta. Rapat dihadiri oleh  Kementerian Ristekdikti; Kementerian Sekretariat Negara; Kementerian Hukum dan Ham; BPPT; dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).Dalam kesempatan ini, Agus Sartono menyampaikan bahwa tujuan dari rapat hari ini adalah untuk finalisasi draft rancangan Perpres RIRN 2015-2045. “Diharapkan Perpres ini sudah ditandatangani oleh Presdien sebelum akhir tahun 2017”, harap Agus. 

Dalam ringkasan ekssekutif buku RIRN 2015-2045 dikatakan bahwa RIRN 2015-2045 disusun untuk menyelaraskan kebutuhan riset jangka panjang dengan arah pembangunan nasional terkait ilmu pengetahuan dan teknologi. RIRN menjadi penting karena pembangunan nasional membutuhkan perencanaan sektoral untuk mengintegrasikan langkah-langkah yang terpadu dan terintegrasi, khususnya antar kementerian/lembaga, untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pelaksanaannya.RIRN dirancang dengan pendekatan holistik, lintas institusi, lintas ranah dan berdasarkan topik riset.Hal ini dilakukan karena tidak semata-mata hanya untuk mengakomodasi semua pihak pelaku riset tetapi lebih utama lagi untuk mensinergikan seluruh kekuatan yang ada agar mendapatkan hasil yang optimal di tengah keterbatasan sumber daya. (DAM)

Categories: