Oleh humas on August 30, 2018

Jakarta (30/08)--- Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) di bawah koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian Kemenko PMK, terus merambah seluruh lapisan masyarakat. Sinkronisasi yang dilakukan itu adalah dengan memadukan program kerja bantuan sosial dengan semangat dan nilai-nilai Revolusi Mental. Program Keluarga Harapan (PKH) di lapangan diakui telah membawa banyak manfaat bagi masyarakat miskin. Mereka dapat menikmati bantuan itu atas bantuan para SDM PKH yang setiap saat selalu setia membantu di wilayah kerjanya masing-masing. Maka, para SDM PKH itu diharapkan dapat menjadi agen-agen perubahan bagi GNRM yang dapat "menularkan" berbagi efek positif nilai-nilai Revolusi Mental, khususnya saat menyebarkan kebiasaan baik menjaga lingkungan dalam Gerakan Indonesia Bersih.

"Gerakan Indonesia Bersih ini semoga dapat tersampaikan dengan baik kepada para penerimam manfaat PKH. karena kalau disampaikan dengan baik, gerakan ini akan membawa efek yang baik juga untuk masyarakat, lalu menjadi budaya baru kita," kata Deputi bidang Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan dan Perlindungan Sosial, Kemenko PMK, Tb Achmad Choesni, dalam sambutan pembukaan Pembekalan Gerakan Indonesia Bersih kepada Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan, Rabu malam (29/08). 

Pembekalan yang berlangsung mulai dari 29 hingga 31 Agustus 2018 ini diharpakan dapat mengembangkan wawasan, karakter dan pengetahuan tentang Gerakan Indonesia Bersih; meningkatkan peran dan kontribusi nyata SDM PKH dalam melakukan kegiatan pertemuan kelompok dan Pertemuan Peningkatan Kemampuan Kelaurga (P2K2) untuk seluruh peserta PKH dengan tujuan perubahan pengetahuan, sikap dan perilaku; dan menanamkan nilai-nilai Revolusi Mental yang mencakup integritas, etos kerja, dan gotong royong kepada para SDM PKH dan penerima manfaat PKH.  kegiatan pembekalan ini diikuti oleh para SDM PKH yang merupakan koordinator wilayah, regional, kab/kota, pendamping PKH dan Keluarga Penerima Manfaat PKH. (*)