Oleh humas2 on March 03, 2017

Jakarta (03/03)--- Deputi bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK, Agus Sartono, pagi tadi membuka dan memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan Kab Pegunungan Bintang, Papua, di Ruang Rapat lt.5, gedung Kemenko PMK, Jakarta. Pada rakor ini disebutkan beberapa permasalahan mengkhawatirkan dalam pembangunan di Kab Pegunungan Bintang, antara lain  masalah keseimbangan ekosistem akibat kegiatan masyarakat yang tidak terkontrol; masalah kebutuhan air dan lahan serta kebutuhan pangan dan energi; dan  adanya ketimpangan pertumbuhan dan perkembangan permukiman, jalur transportasi, komunikasi, dan infrastruktur lingkungan lainnya antara satu wilayah dengan wilayah lainnya.  Potensi bencana dan permasalahan sumber daya alam yang lain juga menjadi permasalahan yang dibahas pada rakor ini.

Tujuan diadakannya rakor ini adalah mensinergikan program pemerintah pusat dan daerah untuk pembangunan serta identifikasi Bantuan Pemerintah Pusat untuk Kab Pegunungan Bintang dan Percepatan program pelayanan dasar dan infrastruktur. Untuk itu, pada kesempatan ini, Agus mengharapkan dengan adanya kerjasama antara Pemerintah Pusat dengan Daerah agar dapat mengurangi permasalahan yang terjadi.

“Diharapkan persoalan ini bukan karena tidak mampu dalam melakukan pembangunan namun karena di daerahnya sendiri yang harus memikirkan masalah SDM-nya, serta kemampuan APBD daerah untuk  mengkontrak tenaga medis, daerah harus memiliki pemikiran seperti itu agar dapat berjalan dengan baik,” kata Agus.

Turut hadir dalam rakor ini perwakilan dari Kementerian Kesehatan, Bappenas, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (ris/kohar)

 

Categories: