Oleh humas2 on September 08, 2017

Jakarta (08/09)--- Deputi bidang Koordinasi Perlindungan Perempuan dan Anak Kemenko PMK, Sujatmiko, pagi ini menggelar rapat koordinasi mengenai Pembangunan Keluarga Berkarakter sebagai Implementasi GerakanNasional Revolusi Mental di Ruang Rapat Utama lt.7 Kemenko PMK, Jakarta. Rakor ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Karakter Elling Indonesia, Melly Kiong, dan perwakilan dari Kementerian dan Lembaga (K/L) di antaranya Kemendagri, Kemensos, BKKBN,  dan lainnya.

Di awal pembukaannya, Sujatmiko menyampaikan bahwa saat ini Indonesia telah menjadi negara yang memiliki PDB peringkat ke-8 dunia, dilihat dari daya belinya, dan di tahun2030 Indonesia dapat menduduki peringkat ke-5. Di tahun 2030 itu pula, Indonesia sedang menikmati bonus demografi, yaitu kondisi dimana penduduk Indonesia 70 persennya adalah usia produktif. “Saat ini Presiden RI sedang gencar-gencarnya membangun Infrastruktur. Namun pembangunan ini tidak cukup jika tidak disertakan pembangunan karakter masyarakatnya,” kata Sujatmiko. Oleh karena itu, Beliau ingin membangun karakter anak dari level keluarga, yang digabungkan dari prinsip-prinsip Gerakan Revolusi Mental.

Karenanya, Kemenko PMK bekerjasama dengan Yayasan Karakter Elling Indonesia untuk membangun karakter bangsa melalui program TOT (Training of Trainer) di tiga kota, yaitu Bekasi, Tanggerang Selatan, dan Depok. Harapannya, agar terciptanya keluarga berkarakter dan berkualitas yang menghasilkan generasi emas. (*)