Oleh humasnew on July 11, 2018

Jakarta (11/07) -- Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Puan Maharani mendampingi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menghadiri upacara tradisi Polri dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara ke-72 yang di selenggarakan di Istora Senayan, Jakarta. Presiden bertindak sebagai Inspektur upacara pada acara tersebut.

Dalam sambutannya Presiden menyampaikan ucapan terima kasih kepada segenap anggota Polri yang saat ini bertugas di pulau-pulau terpencil, terluar, terisolosi, daerah perbatasan hingga yang ditugasakan pada misi internasional. "Terima kasih saya sampaikan, karena pengabdian dan pelayanan yang ikhlas dari Polri sehingga masyarakat mendapatkan keamanan dan ketertiban," katanya.

Presiden juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Polri karena berdasarkan laporan Gallup's Global Law and Order 2018 bahwa Indonesia termasuk kedalam 10 negara teraman di dunia. Tepatnya urutan 9 setelah Denmark dengan skor 89. "Kendati demikian Kepolisian agar tak cepat puas diri lantaran tantangan kedepan yang semakin kompleks,"ujarnya.

Presiden dalam kesempatan tersebut juga mengingatkan bahwa Polri masih memiliki pekerjaan rumah untuk menjaga keamanan dan ketertiban sejumlah agenda nasional dan internasional yang berlangsung dalam waktu dekat. Sejumlah agenda yang dimaksud antara lain momen pemilihan anggota legislatif, pertemuan tahunan IMF-World Bank, Asian Games 2018, dan Asian Paragames 2018.

"Tugas besar pengamanan rangkaian pemilihan legislatif, pemilihan presiden semakin dekat, pengamanan Natal dan Tahun Baru, agenda internasional seperti Asian Games 2018 dan Asian Paragames 2018, dan pertemuan IMF-Bank Dunia perlu langkah antisipatif, perencanaan detil dan matang agar potensi kerawanan bisa dicegah," kata Presiden.

Presiden menuturkan, kesuksesan Polri dan aparat keamanan lainnya dalam menjaga ketertiban dan keamanan nasional merupakan ujung tombak pencitraan Indonesia di mata internasional. Dia mencontohkan keberhasilan Polri dan aparat keamanan lainnya dalam menjaga keamanan pada bulan Ramadan dan Idulfitri, serta penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah serentak pada 27 Juni 2018 merupakan kesuksesan yang harus dipertahankan.

"Saya yakin apa yang dilakukan setiap anggota Polri wujud pengabdian terbaik kepada rakyat bangsa dan negara seluruh anggota Polri di manapun melakukan tugas terhormat dan membanggakan sebagai Bhayangkara," kata Presiden.

Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT Bhayangkara Ke-72 di Istora, Senayan Jakarat memiliki maksud bahwa Polri merupakan bagian dari masyarakat sipil yang berseragam. Selain itu, lanjut Tito juga dalam ranka mengkampanyekan penyelenggaraan Asian Games 2018.

Setelah acara di Istora , bersama Presiden, Menko PMK, Mensesneg, Menhub dan Gubernur Jakarta meninjau area pedestarian Kompleks GBK yang berada di sisi timur dekat TVRI. Area pedestarian di kawasan GBK semuanya diperluas agar para kontingen Asian Games dari berbagai negara merasa aman dan nyaman.

Hadir dalam acara ini, Wakil Presiden Jusuf Kalla dan istri, Mufidah Kalla, Ibu Negara Iriana Jokowi, Wakil Presiden ke-6 RI Jenderal (Purn) TNI Try Sutrisno, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuldjono, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Selain itu, ada juga Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yambise, Menkum HAM Yasonna Hamonangan Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia Eko Putro Sandjojo dan Menteri Sosial Idrus Marham.

Kemudian Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Kepala Badan Inteligen Negara Jenderal Budi Gunawan, Jaksa Agung HM Prasetyo, Ketua KPK Agus Raharjo, mantan Kapolri Jenderal (Purn) Badrodin Haiti, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.