Oleh humas on November 22, 2017

Sabang (21/11) -- Kementeriaan Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bekerjasama dengan Kemenko Maritim dan didukung oleh Kemendikbud, Kemen LH,Kemenpar, Pemkot Sabang dan SKPD Pemkot Sabang yang terkait melaksanakn kegiatan Gerakan Budaya Bersih dan Senyum (GBBS) yang dipusatkan di Aula SMP Negeri 2 Sabang. Acara secara resmi di buka oleh Walikota Sabang yang diwakilkan oleh Kapala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Kota Sabang, Andry Nourman.  Acara GBBS ini dihadiri oleh Jajaran Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, para Kepala/Guru/Siswa SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, SMP Negeri 3, SMP Negeri 5 dan SMP Negeri 6 Kota Sabang.

Kemenko PMK, melalui Asisten Deputi Warisan Budaya, Dr. Ir. Pamuji Lestari MSc. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa GBBS ini merupakan  implementasi dari Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) serta sebagai bentuk dukungan Kemenko PMK terhadap Sail Sabang yang akan dilaksanakan pada tanggal 28 November - 5 Desember 2017. 

Menurut Pamuji, Kota Sabang dipilih dari 514 kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Suatu hal yang membanggakan tentunya mengingat Sabang sebagai wilayah paling barat Indonesia telah terpilih sebagai pusat kegiatan GBBS ini. 

“Saya mengajak adik-adik sekalian yang hadir hari ini dan masyarakat Kota Sabang pada umumya untuk terus menjaga kebersihan dan selalu tersenyum sebagai wujud budaya bangsa. Kami titipkan Sabang agar dampak dari kegiatan ini terus berlanjut,”harap Pamuji.

Senada dengan Pamuji, Kadis Dikpora, Kota Sabang Andry Nourman   mengungkapkan bahwa dalam mendukung Sail Sabang, kami juga melakukan banyak persiapan di berbagai sektor, terutama di bidang kebersihan lingkungan.

“Karena dalam upaya membentuk kota Sabang sebagai kota pariwisata Nasional, kami juga harus melaksanakan GBBS ini agar kami menjadi agen perubahan dan dapat mewujudkan yang kami impikan” kata Andry. 

Menurut Andry, upaya meneruskan budaya bersih harus terus didengungkan mengingat kebersihan itu perlu pembiasaan yang dapat dimulai dari seluruh elemen masyarakat. “Masyarakat kami memang masih belum sadar benar apa itu manfaat dari menjaga kebersihan dan kesehatan. Maka, mari kita jaga kebersihan, mulai dari diri kita, keluarga, sekolah bahkan tempat kerja kita!,” ajaknya.

Sebelum acara puncak hari ini, Tim GBBS Kemenko PMK melakukan berbagai persiapan yang dipusatkan di Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga selaku Panitia Daerah. Sementara pada acara puncak yang digelar selasa pagi waktu setempat, kegiatan dimulai dari aksi bersih lingkungan sepanjang dua kilometer di sepanjang jalan menelusuri jalur pantai sumur tiga. Kegiatan lalu berlanjut dengan pembukaan, pentas seni, penyerahan atribut GBBS secara simbolis kepada Walikota Sabang yang diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga, Ketua Panitia dari Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta para Kepala.Sekolah. 

Acara juga diisi dengan sosialisasi GNRM oleh Kemenko PMK dan GBBS serta Pelatihan pembuatan eco brick. Dalam acara sosialisasi tersebut dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan partisipasi dalam mewujudkan GBBS dengan narasumber Asdep Warisan Budaya Kemenko PMK (Ibu Pamuji Lestari) terkait Gerakan Nasional Revolusi Mental dan GBBS serta  (Bpk Satrio) tentang Pengelolaan Sampah dan Pelatihan Pembuatan Eco Brick. Acara lainnya juga diisi oleh lomba yel-yel dan kuis yang berhadiah cendera mata khas Revolusi Mental. Tampil sebagai juara lomba yel-yel SMP Negeri 5 Sabang (Juara I); SMP Negeri 1 (Juara II); dan SMP Negeri 6 (Juara III). Acara selanjutnya  ditutup pada selasa malam dengan mengajak Masyarakat Sabang  nonton bareng film Indonesia yang  diputar dari. Pusat Pengembangan Film, Kemendikbudd (*)

Categories: