Oleh humas on October 06, 2019

Foto : 

  • Olivia Christine P

Jakarta (06/10) - Salah satu penyebab faktor risiko penyakit saat ini adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan aktivitas fisik, terutama generasi milenial. Perkembangan teknologi digital yang pesat semakin memudahkan aktivitas masyarakat. Kini berbagai kebutuhan hiburan, transaksi dan lainnya bisa dinikmati dalam genggaman secara online. Bagaikan pisau bermata dua, di satu sisi memanjakan masyarakat, di sisi lain memicu masyarakat malas untuk begerak.

Hasil data Riskesdas 2018 menunjukkan, proporsi aktivitas kurang pada penduduk Indonesia usia ≥ 10 tahun berdasarkan kegiatan kumulatif kurang dari 150 menit seminggu mengalami peningkatan. Pada tahun 2013 masyarakat dengan aktivitas kurang sebesar 26.1%, sedangkan tahun 2018 menjadi 33.5% masyarakat Indonesia yang kurang aktivitas fisik.

Sehubungan hal tersebut, hari ini Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerjasama dengan Lintas Program dan Satker menyelenggarakan kegiatan ‘’Healthies Run 5K‘’ bersama Menkes Nila F Moeloek guna menumbuhkan pemahaman dan kesatuan persepsi masyarakat terhadap pentingnya aktivitas fisik.

Kegiatan fun run dilaksanakan di Kantor Kemenkes. Deputi Bidang Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto turut hadir menjadi peserta lari dalam fun run tersebut. Dimulai tepat pukul 06.30, kegiatan yang diikuti sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari perwakilan kementerian/lembaga, komunitas, hingga masyarakat umum ini, diharapkan dapat meningkatkan pemahaman secara praktis kepada masyarakat mengenai program pemerintah (implementasi GERMAS).

Tak hanya fun run, kegiatan ini juga diisi oleh dialog dengan Menkes, zumba bersama, hingga doorprize. Enam orang peserta (3 orang peserta laki-laki dan 3 orang peserta perempuan) juga berhak mendapatkan hadiah berupa sepatu olahraga. Ada pula hadiah bagi dua orang dengan kostum terunik, pelari termuda dan tertua. 

Menkes mengingatkan pada semua kementerian/lembaga, agar hidup sehat dan menerapkan Germas, sehingga terhindar dari berbagai penyakit. "Jangan lupa untuk melakukan stretching setiap hari dua kali sehari, pukul 10.00 dan 14.00", imbuhnya.

Kategori: 

Reporter: 

  • Olivia Christine P

Editor: 

  • Puput Mutiara